Film Pangku mengangkat fenomena sosial di wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura) dan sudah mencuri perhatian dunia perfilman internasional dengan keberhasilannya di Busan International Film Festival.
Film Pangku sukses membawa pulang empat penghargaan di ajang bergengsi Busan International Film Festival (BIFF).
Pangku juga mendapat tujuh nominasi di Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2025, termasuk kategori Film Cerita Panjang Terbaik, Pemeran Utama Perempuan Terbaik (Claresta Taufan), dan Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik (Christine Hakim).
Sinopsis Film Pangku
Film Pangku sendiri menceritakan seorang perempuan muda yang sedang hamil bernama Sartika (Claresta Taufan) yang pindah dari daerah asalnya dan berjuang di lingkungan keras Pantai Utara (Pantura) untuk mencari kehidupan yang lebih baik untuk masa depan anaknya.
Kemudian, ia bertemu dengan Maya (Christine Hakim), pemilik salah satu kedai kopi di Pantura.
Maya merawat Sartika hingga membantu persalinannya. Usai Sartika melahirkan, Maya merayunya bekerja menyuguhkan kopi sambil dipangku.
Suatu hari Sartika bertemu dengan sopir truk distributor ikan, Hadi (Fedi Nuril) dan jatuh cinta kepadanya.
Judul film Pangku ini sendiri terinspirasi oleh fenomena sosial nyata “kopi pangku” yang marak di jalur Pantura, warung kopi dimana layanan “pangku” (duduk di pangkuan) bagi pelanggan menjadi bagian dari realitas sosial yang keras.
Melalui kisah tersebut, Reza Rahadian ingin lebih menyoroti perjuangan perempuan dan realitas yang sering luput dari perhatian.
Segera Tayang di Bioskop Indonesia
Film Pangku, sebelum resmi tayang di bioskop tanah air, lebih dulu menembus ajang festival film internasional.
Kabar baiknya, film garapan Reza Rahadian ini dijadwalkan segera tayang di bioskop Indonesia mulai 6 November 2025 mendatang.
Kehadiran film Pangku menjadi bukti bahwa film lokal Indonesia memiliki daya saing kuat di kancah internasional.
Dengan mengangkat fenomena sosial dari daerah Pantura dan dikemas lewat sudut pandang sinematik yang menyentuh, Reza Rahadian berhasil membawa film Pangku hingga ke kancah internasional.
Penulis: Ayu Andayani Saputri
Editor : Bahana.