Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Lima Film Aksi Indonesia Terbaik Sepanjang Masa, Bikin Perfilman Nasional Mendunia

Magang Radar Malioboro • Senin, 24 November 2025 | 21:32 WIB
Lima Film Aksi Indonesia terbaik sepanjang masa.
Lima Film Aksi Indonesia terbaik sepanjang masa.

RADAR JOGJA - Industri film aksi Indonesia terus menunjukkan taringnya di kancah internasional.

Dalam satu dekade terakhir, sejumlah judul lokal bukan hanya mendapat tempat di bioskop Tanah Air, tetapi juga diapresiasi media dan festival film dunia.

Sejumlah kritikus bahkan menyebut era modern sinema Indonesia sebagai salah satu kebangkitan film laga Asia.

Dari The Raid hingga Serigala Terakhir, berikut deretan film aksi terbaik yang dianggap paling berpengaruh sepanjang masa.

1. The Raid (2011): Titik Balik Film Aksi Indonesia

Disutradarai Gareth Evans, The Raid menjadi fenomena global berkat koreografi silat yang intens, brutal, namun tetap artistik.

Film ini membuka mata dunia bahwa Indonesia memiliki kemampuan menciptakan aksi kelas internasional.

Media seperti The Guardian dan Variety memujinya sebagai salah satu film martial arts terbaik dekade ini.

Kehadiran Iko Uwais, Yayan Ruhian, serta tim stunt lokal membuat film ini menjadi standar baru.

2. The Raid 2: Berandal (2014)

Sekuel garapan Evans ini menghadirkan skala yang jauh lebih besar.

Unsur drama kriminal digabung dengan adegan pertarungan yang lebih kompleks.

Adegan kereta, duel di dapur, hingga adu hantam dengan Hammer Girl menjadi ikon dalam dunia film aksi.

Banyak kritikus menyebutnya sebagai salah satu sekuel terbaik yang pernah dibuat Indonesia.

3. The Night Comes for Us (2018)

Karya Timo Tjahjanto yang dirilis di Netflix ini memperkuat posisi Indonesia di genre “action violence”.

Film ini menampilkan gaya pertarungan ultra-brutal yang jarang ditemui di film Asia Tenggara.

Deretan aktor laga seperti Joe Taslim, Iko Uwais, Julie Estelle, dan Sunny Pang menjadikan film ini kebanggaan tersendiri bagi penggemar film aksi.

Koreografinya disebut-sebut setara produksi Hollywood.

4. Headshot (2016)

Masih dibintangi Iko Uwais, Headshot menjadi film yang mempertegas karakter khas sinema aksi Indonesia: keras, cepat, dan penuh energi.

Disutradarai Mo Brothers, film ini dipuji karena konsisten menggarap adegan pertarungan yang padat namun tetap mempertahankan unsur emosional dalam ceritanya.

5. Serigala Terakhir (2009)

Walaupun tidak menonjol di koreografi silat seperti film-film setelahnya, Serigala Terakhir tetap menjadi salah satu film aksi Indonesia yang paling ikonik.

Genre gangster dengan narasi persahabatan, konflik, dan balas dendam membuatnya memiliki penggemar setia.

Kisah ini bahkan berkembang menjadi serial dengan universe sendiri, menandai pengaruhnya yang panjang.

Aksi Indonesia Kian Mendunia

Kebangkitan film aksi Indonesia tidak lepas dari kontribusi sejumlah talenta yang telah merambah Hollywood, seperti Iko Uwais dan Joe Taslim.

Sementara itu, sutradara seperti Gareth Evans dan Timo Tjahjanto memperkenalkan gaya sinematografi dan koreografi unik yang sulit ditemui di industri lain.

Ke depan, para pengamat menilai film aksi Indonesia masih akan terus berkembang, terutama dengan maraknya platform streaming global.

Kolaborasi internasional, penguatan industri stunt lokal, hingga rencana pengembangan universe film laga menjadi harapan baru bagi pecinta sinema.

Film-film tersebut membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar mengikuti arus, melainkan ikut membentuk standar baru dalam dunia film aksi modern. (Retno Anggi Kusuma Dewi)




Editor : Meitika Candra Lantiva
#festival film dunia #industri film #nasional #Film aksi Indonesia