Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Danur: The Last Chapter Disebut Jadi Akhir Semesta Danur

Magang Radar Malioboro • Jumat, 23 Januari 2026 | 11:14 WIB
Teaser poster Danur: The Last Chapter yang disebut menjadi akhir semesta Danur. “(Sumber: Instagram @mdpictures_official.)
Teaser poster Danur: The Last Chapter yang disebut menjadi akhir semesta Danur. “(Sumber: Instagram @mdpictures_official.)

RADAR MALIOBORO — Nama Risa Saraswati tak bisa dilepaskan dari dunia horor Indonesia. Lewat kisah personal yang diangkat dari novel dan pengalaman spiritualnya, semesta Danur tumbuh menjadi salah satu waralaba horor paling konsisten selama lebih dari 10 tahun. Kini, Danur: The Last Chapter hadir dan memunculkan satu pertanyaan besar: benarkah ini akhir perjalanan Risa?

Film ini kembali menghadirkan Prilly Latuconsina sebagai Risa, karakter yang telah ia perankan sejak Danur: I Can See Ghosts (2017). Risa Saraswati mengungkapkan bahwa sejak awal, Prilly tak sekadar berakting, tetapi benar-benar menyelami kehidupannya, termasuk berinteraksi dengan “teman-teman kecil” seperti Peter Cs. Kedekatan itu membuat karakter Risa terasa autentik hingga film keempat ini.

Bagi Prilly, memerankan Risa bukan sekadar pekerjaan. Selama hampir satu dekade, ia bahkan memilih tidak mengambil proyek film horor lain demi menjaga integritas karakter tersebut. Keputusan itu menjadikan Danur: The Last Chapter sebagai perpisahan emosional, baik bagi Prilly maupun penonton setia.

Dari sisi cerita, film ini menyoroti Risa yang telah dewasa dan berusaha hidup normal tanpa kemampuan melihat makhluk halus. Namun, ketenangan itu runtuh ketika adiknya, Riri, mengalami kejadian aneh menjelang pernikahan. Risa kembali dihadapkan pada masa lalu yang ingin ia tinggalkan, dengan teror yang lebih personal dan reflektif.

Meski berangkat dari kisah nyata dan novel karya Risa Saraswati, penulisan skenario Danur: The Last Chapter tidak ditangani langsung oleh Risa. Naskah film ini ditulis oleh Lele Laila, dengan pengembangan cerita yang disesuaikan untuk kebutuhan sinematik. Risa tetap menjadi fondasi utama semesta Danur, sementara adaptasi layar lebar diarahkan untuk menutup kisah secara utuh.

Diproduksi oleh MD Pictures dan disutradarai Awi Suryadi, film ini disebut memiliki skala produksi terbesar dalam sejarah Danur, bahkan empat kali lipat dibanding film ketiganya. Danur: The Last Chapter juga akan tayang dalam format IMAX dan dijadwalkan rilis saat Lebaran 2026.
Sebagai bab pamungkas, film ini memikul ekspektasi besar bukan hanya menghadirkan teror, tetapi juga menutup perjalanan Risa Saraswati secara bermakna bagi penontonnya.

(Alena Mutiara )

Editor : Iwa Ikhwanudin
#danur #film horor #The last chapter #danur the last chapter