RADAR MALIOBORO – Dunia perfilman kehilangan salah satu aktor terbesar sepanjang masa.
Robert Duvall, pemeran ikonik dalam film The Godfather dan Apocalypse Now, meninggal dunia pada usia 95 tahun.
Kabar duka ini pertama kali diumumkan oleh TMZ pada Senin (16/2/2026) waktu setempat, yang langsung menjadi trending di media sosial.
Menurut pernyataan istri tercinta, Luciana Duvall, melalui postingan di Facebook, sang suami meninggal secara damai di rumah mereka di Middleburg, Virginia, pada Minggu (15/2/2026) malam.
"Kemarin kami mengucapkan selamat tinggal kepada suami tercinta saya, sahabat yang dihargai, dan salah satu aktor terhebat sepanjang masa. Bob meninggal dengan tenang di rumah, dikelilingi cinta dan kenyamanan," tulis Luciana dalam tribut emosionalnya.
Penyebab kematian belum diungkap secara resmi oleh keluarga.
Duvall diketahui menjalani masa tua dengan tenang bersama istrinya, jauh dari sorotan Hollywood, sambil tetap menikmati kehidupan di pedesaan Virginia bersama kuda-kudanya.
Lahir pada 5 Januari 1931 di San Diego, California, Robert Selden Duvall memulai karier aktingnya sejak 1950-an dan menjadi salah satu aktor paling serba bisa di Hollywood.
Ia meraih Academy Award (Oscar) untuk Aktor Terbaik lewat film Tender Mercies (1983), serta nominasi Oscar lainnya dari peran-peran memorable-nya.
Beberapa peran legendaris yang membuat namanya abadi:
- Tom Hagen, consigliere setia keluarga Corleone di The Godfather (1972) dan The Godfather Part II (1974)
- Letnan Kolonel Bill Kilgore di Apocalypse Now (1979) – terkenal dengan dialog ikonik "I love the smell of napalm in the morning"
- Gus McCrae di miniseries Lonesome Dove (1989) – memenangkan Golden Globe dan Emmy
- Peran pendukung kuat di film seperti The Natural, Gone in 60 Seconds, Secondhand Lions, Falling Down, hingga Open Range yang ia sutradarai sendiri
Duvall tampil di lebih dari 90 film dan serial TV, sering kali membawa nuansa mendalam pada karakter "tough guy" dengan sentuhan kerentanan manusiawi.
Ia juga dikenal sebagai aktor yang perfeksionis dan menghindari gemerlap selebriti.
Pengumuman kematian Duvall langsung memicu banjir tribut dari selebriti dan penggemar di X (Twitter).
Banyak yang memuji kariernya yang luar biasa, mulai dari peran koboi hingga drama perang.
Beberapa netizen menyebutnya sebagai "GOAT" (Greatest of All Time) Hollywood, sementara yang lain mengenang film-film sleeper hit seperti Secondhand Lions dan Colors.
Kabar ini juga menjadi berita utama di media internasional seperti The New York Times, CNN, NPR, BBC, hingga Variety, yang semuanya menyoroti warisan Duvall sebagai aktor karismatik yang mampu "menghilang" ke dalam peran apa pun. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin