Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Film Dokumenter Matahari, The Sun of Tiganderket, Raih Penghargaan Internasional, Streaming Gratis di Indonesia hingga 23 April 2026, Kisahkan Perjalanan Hidup Masri Singarimbun

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 3 April 2026 | 09:27 WIB
Salah satu scene dalam film Matahari, The Sun of Tiganderket. (istimewa)
Salah satu scene dalam film Matahari, The Sun of Tiganderket. (istimewa)

 Jakarta – Film dokumenter Matahari, The Sun of Tiganderket sukses menyita perhatian dunia perfilman internasional.

Produksi Masri Singarimbun Foundation (MSFoundation) ini telah meraih penghargaan di berbagai festival bergengsi dan kini sedang bersaing untuk Audience Choice Award di Doc.London Documentary Film Festival 2026.

MSFoundation, yayasan yang didirikan pada 2024 untuk mendokumentasikan dan mempublikasikan pemikiran Prof Dr Masri Singarimbun menjadikan film ini sebagai langkah perdana proyek film dokumenter mereka.

Melalui riset mendalam berbasis dokumen langka, arsip, koleksi foto, serta kesaksian keluarga, teman dekat, kolega, dan mahasiswa, film ini mengisahkan perjalanan hidup legenda intelektual asal Tanah Karo tersebut.

“Ketika seekor gajah mati, gadingnya tetap ada; ketika seorang manusia meninggal, namanya tetap ada,” demikian narasi film yang menggambarkan Masri Singarimbun sebagai pemikir avant-garde, penulis produktif, peneliti teliti, seniman berhati lembut, serta mentor yang simpatik.

Di tengah berbagai tantangan bangsa saat ini, kisahnya disebut sebagai oasis inspirasi bagi generasi muda Indonesia.

Baca Juga: Film Zombie Indonesia, Dari Jamu Jadi Petaka: Abadi Nan Jaya (The Elixir) Film Netflix yang Tembus 75 Negara

Film dokumenter Matahari, The Sun of Tiganderket meraih prestasi internasional. Yakni NZ Indie Film Festival (Selandia Baru) – Honorable Mention; Docs without Borders Film Festival (USA) – Outstanding Performance; dan MosDoc Fest (Rusia) – Finalist (21 finalis dari seluruh dunia). 

Saat ini film ini masuk Official Selection Doc.London Documentary Film Festival (UK) 2026 sebagai salah satu dari 12 finalis dunia untuk kategori Penghargaan Pilihan Penonton.

Penonton Indonesia dapat menyaksikannya secara streaming online gratis di seluruh dunia (kecuali BENELUX) mulai 24 Maret hingga 23 April 2026.

Film ini juga akan mengikuti Festival Film Ghent Viewpoint (Belgia) – Official Selection 2026 (7 finalis dunia); dan Streaming khusus wilayah Benelux (Belgia, Belanda, Luksemburg) untuk Audience Choice Award mulai 13 April hingga 12 Mei 2026. 

Baca Juga: Mikroalga Mesin Biologis Masa Depan, dari Biofuel, Bahan Baku Obat hingga Pakan Fungsional

MSFoundation dengan bangga telah meluncurkan trailer resmi Matahari, The Sun of Tiganderket di YouTube. Sutradara Bagoes Kresnawan, Produser Priyanka Tiona, dan Produser Eksekutif Riana Kerina Singarimbun berhasil menyajikan sinematografi brilian dan narasi yang kuat tentang sosok yang pemikiran dan integritasnya semakin relevan bagi Indonesia masa kini.

Film dokumenter ini bukan hanya sekadar kisah biografi, melainkan warisan intelektual yang diharapkan mampu membangkitkan semangat generasi penerus. Jangan lewatkan kesempatan streaming eksklusif ini. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Matahari The Sun of Tiganderket #Masri Singarimbun #film dokumenter Indonesia #festival film internasional #streaming film dokumenter