RADAR MALIOBORO - Drama keluarga kembali mewarnai dunia perfilman Indonesia.
Artis senior Meriam Bellina dan artis muda Nadya Arina menjadi pemeran utama dalam film yang disutradarai oleh Dinna Jasanti.
Film Senin Harga Naik menghadirkan potret realitas keluarga menengah.
Film ini bukan sekadar meminjam jargon pemasaran perumahan.
Melainkan sebuah metafora atas tekanan ekonomi dan gengsi sosial yang sering kali menjadi tembok besar antara orang tua dan anak.
Sinopsis film, mengangkat konflik keluarga antara ibu (Meriam Bellina) dan anak (Nadya Arina) yang bekerja di industri properti.
Dengan mengandalkan duet akting Nadya Arina dan aktris veteran Meriam Bellina, Senin Harga Naik menawarkan narasi yang sangat lekat dengan penonton Indonesia.
Bagaimana ambisi karier di industri properti berbenturan dengan warisan sentimental keluarga berupa sebuah toko roti legendaris.
Secara tema, film produksi Starvision ini membawa tema yang sangat dekat dengan masyarakat.
Yang mana, tradisi saling memaafkan sering kali hanya berhenti di permukaan tanpa menyelesaikan akar konflik.
Baca Juga: Pihak SMA Muhammadiyah 3 Jogjakarta Bantah Lengserkan Pengurus OSIS yang Kritik MBG
Karakter Mutia yang terjepit antara tuntutan profesional untuk menggusur lahan ibunya sendiri menjadi cermin bagi banyak anak muda urban yang sering kali merasa “tidak cukup” di mata orang tua karena perbedaan jalur pendidikan dan karier.
Melansir dari tix.id, Dinna Jasanti menyisipkan kritik sosial halus mengenai gentrifikasi dan bagaimana modernisasi terkadang memaksa kita mengorbankan hal penting lainnya dalam aspek kehidupan.
Siap menghadirkan emosi yang dalam dan dapat menjadi bahan refleksi untuk para penontonnya, selain jajaran pemain pendukung yang solid seperti Andri Mashadi hingga Brandon Salim.
Film ini menawarkan katarsis melalui naskah Rino Sarjono yang tidak perlu diragukan karyanya.
Senin Harga Naik hadir sebagai pengingat bahwa di balik hiruk-pikuk harga kebutuhan yang merangkak naik menjelang hari raya, nilai yang paling mahal untuk dipertahankan tetaplah keutuhan hubungan antara anak dan orang tua.
Film ini tayang perdana pada 18 Maret 2026 di Bioskop Indonesia.
Editor : Meitika Candra Lantiva