Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Jadi Rebutan 11 Studio Hollywood, Serial Horor Viral YouTube 'The Mandela Catalogue' Siap di Produseri Steven Spielberg

Tita Aurelia Pitaloka • Rabu, 8 Juli 2026 | 14:13 WIB
Steven Spielberg (Sumber: d.pinterest.com/duythanh767/)
Steven Spielberg (Sumber: d.pinterest.com/duythanh767/)

Kiblat industri perfilman horor Hollywood tampaknya resmi bergeser ke ranah kreator digital internet. Menyusul kesuksesan masif fenomena horor internet seperti The Backrooms dan Obsession di panggung box office global tahun 2026 ini.

Dan kini, giliran proyek analog horor legendaris YouTube, The Mandela Catalogue, yang resmi diangkat ke layar lebar.

Tidak main-main, hak adaptasi film live-action ini menjadi rebutan sengit oleh 11 studio besar Hollywood sebelum akhirnya berhasil diakuisisi secara kolaboratif oleh Amazon MGM Studios, Amblin Entertainment milik sineas legendaris Steven Spielberg, serta United Artists dan Scott Stuber.

Menariknya, sang kreator asli yang masih berusia muda, Alex Kister, tidak hanya bertindak sebagai konsultan. Ia dipercaya penuh oleh studio untuk menduduki kursi sutradara sekaligus menulis naskah filmnya bersama Tyler Clifton. Langkah ini memastikan bahwa esensi ketakutan murni dan "jiwa" dari versi orisinalnya tetap terjaga utuh.

Baca Juga: Big Bike New Rebel 1100, Simbol Kebebasan Ekspresi Generasi Modern

Mengenal Kengerian The Mandela Catalogue

Sejak memulai debutnya di YouTube pada tahun 2021 silam, The Mandela Catalogue langsung menjelma menjadi salah satu pelopor terbesar dalam subgenre analog horror.

Mengemas cerita dalam format rekaman video jadul (VHS) era akhir abad ke-20 dan pengumuman darurat pemerintah yang mencekam, serial ini telah mengumpulkan lebih dari 100 juta penayangan dari dua musim yang dirilis.

Kisah The Mandela Catalogue berlatar di sebuah wilayah fiktif bernama Mandela County, Wisconsin. Wilayah ini diinvasi oleh makhluk pengubah bentuk misterius, nyaris abadi, dan terdistorsi secara tidak wajar (uncanny valley) yang disebut Alternates. Dipimpin oleh sosok menyeramkan yang menyamar sebagai Malaikat Agung Gabriel, makhluk-makhluk ini tidak menyerang manusia secara fisik.

Yang membuat mereka sangat mengerikan adalah kemampuan manipulasi psikologis tingkat tinggi. Memanfaatkan teknologi sehari-hari seperti siaran televisi, komputer, telepon, hingga sistem GPS, Alternates meneror dan merusak pikiran korbannya dari jarak jauh hingga mengalami depresi berat dan melakukan tindakan fatal terhadap diri mereka sendiri.

Alasan Sang Maestro Steven Spielberg Turun Tangan

Meskipun Steven Spielberg lebih dikenal dunia lewat mahakarya fiksi ilmiah dan petualangan ramah keluarga seperti E.T. dan Jurassic Park, sang sutradara legendaris sebenarnya memiliki rekam jejak horor yang sangat kuat lewat keterlibatannya di film klasik Jaws dan Poltergeist.

Spielberg dilaporkan sangat terpikat dengan cara jenius Alex Kister dalam membangun atmosfer isolasi, kecemasan psikologis, dan rasa takut yang murni hanya lewat elemen audio-visual sederhana berpola low-fi.

Melalui bendera Amblin Entertainment, Spielberg bersama produser Aaron B. Koontz dan Nick Nesbitt akan menyuntikkan anggaran besar khas Hollywood. Dana tersebut dialokasikan untuk memaksimalkan efek visual mengerikan dari para Alternates agar tampil lebih mencekam saat menghantui layar bioskop, tanpa kehilangan nuansa horor psikologis aslinya.

Baca Juga: Refal Hady Ungkap Keseriusan dengan Aisyah Aqilah, Akui Sudah Punya Rencana Menikah

Tren Baru Hollywood: Kesuksesan film independen berbasis internet seperti Obsession yang meraup 374 juta dolar AS di seluruh dunia, serta The Backrooms karya Kane Parsons, membuktikan bahwa penonton generasi baru (Gen Z dan Gen Alpha) rindu akan konten orisinal segar di luar proyek remake, sekuel, atau reboot arus utama.

Hingga saat ini, pihak Amazon MGM Studios maupun Amblin masih menutup rapat informasi mengenai tanggal dimulainya produksi, jajaran aktor yang akan terlibat, maupun jadwal rilis resmi di bioskop. Namun, dengan nama besar Steven Spielberg di bangku produser dan Alex Kister di kursi sutradara, film ini diprediksi kuat akan menjadi salah satu proyek horor paling diantisipasi dalam beberapa tahun ke depan. (Tita Aurelia Pitaloka)

Editor : Bahana.
#the mandela catalogue #steven spielberg