Kabar luar biasa datang bagi para pencinta film aksi dan seni bela diri (martial arts) di seluruh dunia. Aktor laga kebanggaan Indonesia, Iko Uwais, dipastikan akan berhadapan langsung dengan aktor kultus ternama asal Jepang, Tak Sakaguchi, dalam proyek film layar lebar terbaru bertajuk Pendekar: Warrior.
Film ini menandai momen bersejarah karena menjadi proyek film layar lebar pertama Tak Sakaguchi di luar industri film Jepang. Sakaguchi didapuk sebagai musuh utama yang akan menyajikan duel laga sengit melawan Iko Uwais.
Baca Juga: Gebrakan SDCC 2026! Ryan Gosling Resmi Gabung MCU Sebagai Ghost Rider, Disutradarai Shawn Levy
Mengambil latar di jalanan Jakarta, Pendekar: Warrior menceritakan kisah seorang mantan maestro pencak silat (diperankan Iko Uwais) yang baru saja bebas dari penjara. Ia bertekad kuat meninggalkan kehidupan penuh kekerasan masa lalunya.
Namun, kedamaian itu terusik saat sebuah sindikat kejahatan besar mulai menguasai wilayah tempat tinggal lamanya. Terpaksa kembali bertarung demi melindungi orang-orang terdekatnya, karakter ini menjadi media utama untuk memperkenalkan keindahan, ketangguhan, dan autentisitas silat Indonesia kepada penonton global.
Pertemuan Iko Uwais dan Tak Sakaguchi dipastikan akan menjadi ajang benturan dua tradisi bela diri yang sangat khas. Iko yang dikenal dunia lewat The Raid, Headshot, hingga Expend4bles, membawa kelincahan serta kecepatan Pencak Silat. Sementara Sakaguchi—yang legendaris lewat film Versus, Re:Born, serta aksi bertarung single-take 77 menit di Crazy Samurai Musashi—mengusung teknik bertarung jarak dekat (close-quarters combat) yang intens dan brutal.
Saat ini, kedua aktor tengah menjalani persiapan fisik intensif untuk merancang koreografi pertarungan yang emosional dan penuh makna.
"Iko dan Tak memiliki sesuatu yang sangat langka. Ketika mereka bertarung di layar, penonton bisa merasakan bahwa setiap gerakan memiliki tujuan dan konsekuensi. Ini bukan sekadar pertarungan dua bintang laga hebat, melainkan aksi yang lahir dari karakter dan emosi," ungkap Sutradara dan Pengarah Sinematografi, John Radel ACS.
Produser asal Indonesia dari Nation Pictures, Delon Tio, menyebut kolaborasi ini sebagai momen krusial bagi sinema aksi Asia. Sementara produser aksi veteran Mike Leeder (Red Packet Media) mengaku sangat bersemangat menyatukan dua talenta yang ia kagumi sejak lama.
Proyek ini diproduksi oleh konsorsium produser lintas negara, termasuk Asia Media Alliance Group, Yeti Entertainment, serta Uwais Pictures yang digawangi oleh Iko Uwais dan Ryan Santoso sebagai Eksekutif Produser. Hak penjualan internasional film ini dipegang oleh K-Movie Entertainment.
Proses pengambilan gambar utama (principal photography) dijadwalkan akan dimulai pada kuartal keempat tahun ini di Jakarta. (Tita Aurelia Pitaloka)
Editor : Bahana.