Rekomendasi 8 Film Romance Realistis atau Doom-Rom, Bikin Sadar Putus Nggak Selalu Berbuat Hal Jahat

Azri Ghaida Nur Ilya Nahdi • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 11:55 WIB
Zooey Deschanel dan Joseph Gordon-Levitt dalam film 500 Days of Summer (2009). (Sumber: Imdb)
Zooey Deschanel dan Joseph Gordon-Levitt dalam film 500 Days of Summer (2009). (Sumber: Imdb)

 


RADAR MALIOBORO - Selama ini, film romantis punya alur yang nyaris tidak pernah berubah.

Dua orang bertemu, ada konflik, lalu berakhir dengan rekonsiliasi dan ciuman penutup.

Tapi belakangan, muncul gelombang film yang menolak formula itu.

Istilahnya doom-rom, singkatan dari doomed romance.

Doom-rom lebih tepat disebut sensibilitas bercerita.

Kisah cinta yang runtuh bukan karena ada yang selingkuh atau berbuat jahat, tapi karena miskomunikasi kecil yang menumpuk, timing yang tidak pernah pas, atau dua orang yang sebenarnya saling sayang tapi memang tidak cocok untuk bertahan.

Baca Juga: Persija Pamer Kekuatan Baru di JIS, 29 Pemain Siap Hadapi Musim 2026/2027


Film The Drama (2026) jadi salah satu pemicu utama istilah ini ramai dibicarakan.

Mengangkat pertanyaan sederhana tapi menohok: apa yang terjadi kalau cintanya tetap ada, tapi hubungannya sendiri yang sudah tidak bisa dipertahankan?

Berikut delapan film yang cocok untuk kamu tonton kalau ingin merasakan sensasi doom-rom ini dengan berbagai level:

Level bittersweet, masih ada harapan tipis

1. La La Land (2016)

Dua orang saling mendukung mimpi masing-masing, sampai akhirnya sadar mengejar mimpi itu berarti kehilangan satu sama lain. Tidak ada yang salah di sini, cuma pilihan hidup yang berbeda arah.


2. One Day (2024)

Mengikuti dua sahabat lewat rentang waktu bertahun-tahun, menunjukkan bagaimana timing yang salah bisa jadi penghalang terbesar dalam sebuah hubungan, lebih besar dari perasaan itu sendiri.

Baca Juga: Hearts2Hearts hadiri konferensi ADLOMICO ke-33 di Seoul


Level realistis, hubungan yang perlahan pudar

3. 500 Days of Summer (2009)

Salah satu cikal bakal genre ini jauh sebelum istilahnya ada. Menunjukkan dari dua sudut pandang berbeda kenapa satu hubungan bisa berakhir tanpa ada yang benar-benar salah.


4. Past Lives (2023)

Kisah cinta yang tidak pernah benar-benar dimulai secara resmi, tapi tetap membekas selama bertahun-tahun lintas benua dan waktu.


5. Once We Were Us (2025)

Menyoroti bagaimana hubungan bisa runtuh justru di titik paling nyaman, saat dua orang merasa sudah terlalu mengenal satu sama lain untuk berusaha lebih keras.


Level menyesakkan, cinta yang memang tidak akan bertahan

6. The Drama (2026)

Film yang jadi pemicu istilah doom-rom itu sendiri. Bukan soal siapa yang salah, tapi soal kepercayaan dan rasa aman yang perlahan terkikis.


7. Eternal Sunshine of the Spotless Mind (2004)

Tentang dua orang yang memilih menghapus ingatan tentang satu sama lain, lalu (mungkin) tetap akan jatuh cinta lagi meski tahu ceritanya akan berakhir sama.


8. You Are the Apple of My Eye (2011)

Kisah cinta masa remaja yang terasa manis sekaligus getir, karena berakhir bukan karena benci, tapi karena dua orang yang tumbuh ke arah berbeda.

Kalau kamu ingin versi yang lebih dekat dengan konteks lokal, dua judul ini juga layak masuk daftar tontonmu:

 

  1. Love for Sale (2018)

Mengikuti Richard, pria kesepian di kota besar yang menyewa pacar lewat aplikasi demi memenuhi tuntutan sosial, sampai perasaan sungguhan mulai tumbuh di tempat yang tidak terduga.

Film ini menangkap kesepian urban modern dengan cara yang jarang ditampilkan film Indonesia lain.

2. Critical Eleven (2017)

Bukan soal putus, tapi soal pasangan menikah yang harus menghadapi kehilangan besar sekaligus keretakan komunikasi yang menumpuk diam-diam.

Bukan orang jahat, hanya dua manusia yang gagal saling memahami di waktu yang tepat.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Film Romance Realistis doom-rom Level Doom-rom film romantis rekomendasi film