RADAR MALIOBORO - Sekarang udah Top 1 di Netflix. Dan jujur, ”Ku Pilih Jalur Langit” ngasih rasa yang beda. Tenang, adem, tapi bisa bikin kamu diem dan mikir setelah nonton.
Film ini ngangkat kisah Amira diperankan Zee Asadel. Baru lulus pesantren, hidupnya langsung dihadapkan sama pilihan besar. Ia dilamar oleh Furqon dipreakan Emir Mahira, ustaz yang dulu ngajar di pesantrennya.
Amira mau menerima, tapi dengan satu syarat ia tetap boleh kuliah dan mengejar cita-citanya. Cita-cita sederhana yang udah ia pegang dari kecil, jadi perempuan yang baik seperti ibunya, yang bisa jaga rumah dan jaga keluarga.
Pernikahan pun terjadi. Secara lahir, Furqon memenuhi semua kebutuhan Amira, tapi batinnya lain cerita. Furqon terlalu tertutup, dingin, jaga jarak. Komunikasi mereka minim banget, dari situ Amira mulai diliputi rasa bingung, kecewa, sampai marah. Ini bukan rumah tangga yang ia bayangkan. Bukannya saling menguatkan, yang ada malah saling bertanya dalam hati.
Di titik paling mentok, Amira nggak lari ke orang lain. Ia memilih "jalur langit". Lewat doa, sabar, dan terus mendekat ke Allah, ia pelan-pelan mencari jawaban dan kekuatan untuk menghadapi rumah tangganya.
Baca Juga: Jerawat Tak Kunjung Hilang? Bisa Jadi Sarung Bantal Jadi Biang Keroknya
Kenapa Film Ini Harus Ditonton?
Dialognya yang natural banget. Settingannya di Malang, Jawa Timur, dengan vibes pesantren dan kampus yang kental. Disutradai Archie Hekagery, film ini berhasil nampilin hal-hal kecil yang justu paling ngena.
Lalu film ini realita pernikahan yang tanpa drama berlebihan, tidak ada perselingkuhan. Tapi konfliknya justru dari diam, dari jarak, dari hal-hal yang sering kita temuin di kehidupan nyata. Cara Amira dan Furqon belajar memahami satu sama lain.
Pacing-nya memang pelan, tapi justru di situlah kekuatannya. Film ini ngajak kita meresapi proses, bukan buru-buru cari klimaks.
Baca Juga: Lisa BLACKPINK Torehkan Rekor Baru Lewat MV “SaWaDiKa”
"Ku Pilih Jalur Langit" mengingatkan kita bahwa jodoh itu rezeki, tapi mempertahankan itu usaha. Cita-cita itu doa, dan rumah tangga itu sekolah paling panjang.
Film ini cocok banget buat kamu yang lagi butuh tontonan yang nenangin hati. Bukan yang bikin emosi, tapi yang bikin lebih dekat sama diri sendiri.
Rating Pribadi: 8,5/10
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber