MALAYSIA — Film thriller psikologis terbaru yang dibintangi Robert Pattinson, Primetime, dipastikan batal tayang di seluruh bioskop Malaysia setelah Lembaga Sensor Film Malaysia atau Film Censorship Board of Malaysia memutuskan melarang peredaran film tersebut.
Keputusan tersebut membuat penayangan Primetime di Malaysia yang sebelumnya sudah dijadwalkan harus dibatalkan. Distributor film, Antenna Entertainment, kemudian mengumumkan pembatalan tersebut melalui akun media sosial resminya.
"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini dan berterima kasih kepada masyarakat atas dukungan serta antusiasme yang tinggi terhadap film Primetime," tulis Antenna Entertainment dalam pernyataannya.
Sebelumnya, Primetime dijadwalkan mulai diputar di bioskop Malaysia pada 1 Oktober 2026. Namun, jadwal tersebut kemudian ditunda hingga 8 Oktober sebelum akhirnya penayangan film dibatalkan sepenuhnya.
Baca Juga: Doulos Hope Kembali ke Jakarta, Bawa Ribuan Buku Setelah 38 Tahun
Jaringan bioskop terbesar di Malaysia, GSC, turut mengonfirmasi bahwa seluruh jadwal pemutaran Primetime telah ditarik.
Dalam Primetime, Robert Pattinson memerankan seorang jurnalis televisi asal Amerika Serikat. Karakter tersebut terinspirasi dari sosok Chris Hansen, pembawa acara program investigasi To Catch A Predator yang tayang pada 2004 hingga 2007.
Film ini mengambil latar pada 2006 dan mengangkat kisah investigasi sang jurnalis dalam membongkar jaringan kejahatan seksual yang menyasar anak di bawah umur.
Dengan tema tersebut, Primetime membawa penonton ke dalam kisah investigasi yang menggabungkan unsur thriller psikologis dengan persoalan kriminal dan eksploitasi anak.
Meski telah mendapatkan perhatian dari pencinta film di kawasan Asia Tenggara, keputusan lembaga sensor Malaysia membuat film tersebut tidak dapat disaksikan di layar bioskop negara tersebut.
Hingga saat ini, keputusan pelarangan tersebut menjadi kabar terbaru terkait rencana distribusi Primetime di Malaysia.
Editor : Bahana.