RADAR MALIOBORO - Instagram telah menjadi salah satu platform media sosial yang popular di berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Selain memungkinkan pengguna untuk mengunggah foto, Instagram juga dilengkapi dengan berbagai fitur menarik seperti Instagram Story, Instagram Live, Instagram Reels, serta kemampuan untuk bertukar pesan melalui Direct Message (DM) dan lainnya.
Dengan fitur Archive ini, pengguna dapat melihat kembali semua postingan yang pernah mereka unggah, terutama di Instagram Story yang akan hilang setelah 24 jam.
Bahkan meskipun postingan tersebut diunggah beberapa tahun yang lalu, pengguna tetap bisa mengaksesnya melalui fitur Archive ini.
Namun, dalam beberapa bulan terakhir, publik dihebohkan oleh berita bahwa Instagram berencana untuk menghapus fitur Archive tersebut.
Sebuah unggahan TikTok dan X mengklaim bahwa Meta mulai menghapus arsip Instagram Story secara permanen.
Pemmberitahuan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan sejumlah warganet. Banyak di antara mereka yang justru mengklaim bahwa Meta akan menghapus arsip Instagram Story.
Instagram juga menawarkan fitur “Memories” dalam arsipnya, yang menampilkan cerita-cerita lama dari tahun-tahun sebelumnya.
Banyak pengguna yang memanfaatkan aarsip stories sebagai tempat penyimpanan foto dan video mereka.
Instagram tidak menyimpan stories secara otomatis ke galeri ponsel, kecuali pengguna mengaktifkan pengaturan tersebut. Secara default, stories hanya disimpan di Arsip Stories.
Insiden ini mengingatkan kita bahwa bergantung pada satu metode cadangan untuk menyimpan media mungkin bukan pilihan yang bijak.
Untuk kenangan penting, sebaiknya memastikan bahwa foto, video, dan media lainnya dicadangkan di luar aplikasi Instagram. (Ahmad Fatkhurohman)
Editor : Meitika Candra Lantiva