Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Bahaya Kecanduan Game Online pada Anak dan Dampaknya bagi Tumbuh Kembang

Magang Radar Malioboro • Kamis, 8 Januari 2026 | 18:25 WIB
Ilustrasi bahaya kecanduan game online pada anak. (Pinterest)
Ilustrasi bahaya kecanduan game online pada anak. (Pinterest)

RADAR MALIOBORO - Perkembangan teknologi digital membuat game online semakin dekat dengan kehidupan anak-anak. Akses yang mudah melalui ponsel, tablet, hingga komputer menjadikan game online sebagai salah satu hiburan favorit. Namun, dibalik keseruannya, penggunaan game online secara berlebihan dapat menimbulkan kecanduan yang berdampak serius terhadap tumbuh kembang anak. 

Kecanduan game online pada anak umumnya ditandai dengan durasi bermain yang sulit dikendalikan, penurunan niat belajar, serta perubahan perilaku sehari-hari. 

Anak yang kecanduan cenderung mengabaikan aktivitas penting lainnya, seperti belajar, beristirahat, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. 

Dari sisi perkembangan kognitif, kecanduan game online dapat memengaruhi kemampuan konsentrasi dan daya fokus anak. Anak menjadi lebih mudah terdistraksi dan kurang optimal dalam memahami pelajaran di sekolah. Hal ini menjadi berisiko menurunkan prestasi akademik dan menghambat proses belajar yang seharusnya berlangsung secara seimbang.

Baca Juga: Pentingnya Mempelajari Keuangan Sejak Dini untuk Masa Depan yang Lebih Sejahtera

Dampak lain juga terlihat pada perkembangan sosial dan emosional. Anak yang terlalu sering bermain game online berpotensi mengalami kesulitan dalam bersosialisasi, kurang peka terhadap lingkungan, serta lebih mudah mengalami emosi negatif seperti marah atau frustasi Ketika akses bermain dibatasi oleh orang tuanya. 

Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini dapat memengaruhi pembentukan karakter dan kemampuan anak dalam mengelola emosi.

Kecanduan game online juga berdampak pada kesehatan fisik anak. Kurangnya aktivitas fisik, pola tidur yang tidak teratur, serta kebiasaan duduk yang lama dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari obesitas hingga gangguan pertumbuhannya.

Dalam menghadapi fenomena ini, peran orang tua menjadi sangat penting dalam mengawasi dan membimbing anak. Pembatasan waktu bermain, pendampingan saat anak menggunakan gawai, serta dorongan untuk melakukan aktivitas positif di luar layar perlu diterapkan secara konsisten. 

Dengan pengawasan dan komunikasi yang baik, game online dapat tetap dinikmati sebagai hiburan tanpa mengorbankan tumbuh kembang anak secara optimal.

(Aribah Zalfa Nur Aini)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#bahaya #online #kecanduan #game