RADAR MALIOBORO – Apple membuat kejutan dengan menaikkan harga sejumlah lini iPhone di pasar India hingga 41 persen. Kenaikan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah peluncuran model terbaru Apple.
Kebijakan ini terbilang tidak biasa bagi Apple. Pasalnya, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut umumnya memberikan penyesuaian harga atau diskon terhadap model lama setelah memperkenalkan generasi terbaru.
Kenaikan hingga 41 persen bahkan menjadi salah satu lonjakan harga iPhone paling signifikan sepanjang 2026.
Penyesuaian harga juga terjadi di Amerika Serikat. Namun, kenaikannya relatif lebih rendah, yakni berada di kisaran 10 hingga 21 persen.
Baca Juga: Photobox Jadi Gaya Hidup Anak Muda, Cara Baru Gen Z Mengabadikan Kenangan
Kebijakan tersebut muncul setelah Apple menggelar acara tahunan bertajuk "Surprise and Shine". Dalam acara itu, CEO baru Apple, John Ternus, memperkenalkan ponsel lipat perdana perusahaan yang disebut iPhone Duo.
Sebelumnya, Apple memang telah mengisyaratkan adanya penyesuaian harga iPhone secara global. Salah satu faktor yang disebut menjadi pemicunya adalah meningkatnya biaya produksi cip memori dan komponen penyimpanan.
Lonjakan kebutuhan teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk pusat data turut memperketat persaingan perusahaan teknologi dalam mendapatkan pasokan komponen.
Keterbatasan pasokan komponen utama tersebut kemudian berdampak pada meningkatnya biaya produksi, logistik, hingga manufaktur perangkat elektronik.
Sebagai salah satu pasar smartphone yang berkembang pesat sekaligus lokasi penting untuk perakitan iPhone secara global, India ikut merasakan dampak kenaikan biaya tersebut.
Harga iPhone di India juga dipengaruhi bea impor komponen serta pajak barang dan jasa sebesar 18 persen. Kondisi tersebut membuat harga perangkat Apple di negara tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan pasar Amerika Serikat.
iPhone 17 di India Naik Signifikan
Kenaikan harga terlihat jelas pada jajaran iPhone 17.
Untuk varian dasar iPhone 17 dengan kapasitas penyimpanan lebih rendah, harga di India meningkat hampir 21 persen menjadi 99.900 rupee India atau sekitar Rp18,6 juta.
Sementara itu, kenaikan paling tinggi terjadi pada model dengan kapasitas penyimpanan 1 TB. Harganya melonjak sekitar 41 persen hingga mencapai 224.900 rupee India atau setara Rp41,9 juta.
Sebagai pembanding, iPhone 17 standar dengan spesifikasi setara di Amerika Serikat mengalami kenaikan sekitar 13 persen menjadi US$899 atau sekitar Rp15,8 juta.
Baca Juga: Badan Intelijen Nasional Korea Selatan Ungkap Kim Ju Ae Punya Adik, Statusnya Belum Jelas
Sementara varian iPhone Air dengan kapasitas penyimpanan 1 TB dibanderol US$1.699 atau sekitar Rp29,9 juta, setelah mengalami kenaikan sekitar 21 persen.
Perbedaan harga tersebut menunjukkan bagaimana konsumen India harus membayar lebih mahal untuk mendapatkan perangkat Apple dengan spesifikasi yang sama.
Warganet India Soroti Harga iPhone
Kenaikan harga tersebut langsung memicu reaksi di media sosial India.
Sejumlah komentator menilai harga terbaru iPhone semakin memperkuat citra perangkat Apple sebagai barang mewah bagi konsumen di India.
Perhatian juga tertuju pada harga iPhone Duo. Di India, perangkat tersebut disebut dibanderol sekitar US$1.100 atau Rp19,3 juta lebih mahal dibandingkan harga resminya di Amerika Serikat.
Perbedaan harga yang cukup lebar tersebut kembali memunculkan perdebatan mengenai beban pajak, biaya impor, serta strategi penetapan harga Apple di pasar India.
Baca Juga: Matcha Makin Populer di Kalangan Anak Muda, Benarkah Bisa Bantu Fokus?
Dengan kenaikan hingga puluhan persen, iPhone kini semakin sulit dijangkau sebagian konsumen India, terutama untuk varian dengan kapasitas penyimpanan terbesar.
Editor : Bahana.