Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Game yang Lagi Viral, Theotown: Game Simulasi Kota yang Viral Jadi Ajang Satir Gamer Indonesia

Magang Radar Malioboro • Senin, 12 Januari 2026 | 13:28 WIB
Tangkapan Layar Pemain Game Theotown.
Tangkapan Layar Pemain Game Theotown.

 

RADAR MALIOBORO - Viral, Game bernama Theotown meledak dan jadi buah bibir di kalangan gamers Tanah Air.

Bahkan trending di media sosial. 

Bukan hanya karena gameplay dan konten gamenya yang menarik, tetapi game ini juga sangat relatable bagi gamer-gamer di Indonesia.

Tidak hanya sekadar bermain game, game ini dijadikan sebagai medium untuk menyampaikan guyonan dalam bentuk meme satir terkait realita kondisi sosial-politik di Indonesia.

Lantas, seperti apa sebenarnya game yang sedang viral ini?

Sebelum membahas lebih jauh soal fenomena guyonan satir dari para pemainnya, mari kita berkenalan dulu dengan game Theotown.

Mengenal Theotown: Simulasi Tata Kota Tanpa Batas


Melansir dari laman resmi Steam, Theotown adalah game simulasi tata kota yang dirilis oleh developer Lobby Divinus pada 5 Juni 2019.

Secara garis besar, TheoTown ini adalah game yang menyuguhkan pengalaman simulasi membangun sebuah kota dengan menjadikan pemainnya sebagai perancang kota yang mengelola perkembangan wilayah kotanya.

Pemain akan menjadi seorang walikota yang memiliki kendali penuh untuk membangun tata ruang dan infrastruktur kota, serta membangun fasilitas sistem transportasi umum seperti terminal bus, stasiun kereta, dan bandara.

Selain itu, pemain juga bisa mengurus manajemen armada kendaraan transportasi umum, seperti mengatur rute perjalanan hingga memodifikasi tampilan visual atau livery transportasi umum tersebut.

Game ini juga menghadirkan permasalahan-permasalahan umum di dunia nyata yang menjadi tantangan dalam menata sebuah kota, seperti krisis bencana alam, wabah penyakit, hingga tingginya angka kriminalitas.

Pemain juga bisa membangun landmark megah dunia seperti Menara Eiffel, Big Ben, Patung Liberty dan masih banyak lagi.

Developer juga membuat game ini bisa diisi dengan plugin atau mod dari para pemain lain, sehingga bisa memperluas isi konten di dalam game Theotown.

Pemain yang Nyeleneh


Game dengan style pixel ini memberikan pemainnya kebebasan penuh dalam cara memainkan game Theotown.

Ini kemudian melahirkan berbagai macam tipe pemain yang unik dengan gaya bermainnya masing-masing.

Ada yang memainkan game ini dengan cara yang normal hingga cenderung nyeleneh.

Di Indonesia sendiri, para pemain Theotown juga senang memainkan game ini dengan cara yang unik dan cukup nyeleneh.

Mereka seolah-olah bermain sebagai walikota yang korup dan menyengsarakan warga kotanya lewat kebijakan-kebijakan yang nyeleneh.

Ada yang dalam bentuk menaikan pajak sebesar mungkin, membangun jalan tol sebanyak mungkin, membangun pabrik di tengah pemukiman, hingga membakar hutan untuk kebun sawit.

Biasanya ini dilakukan pemain untuk mendapatkan profit sebanyak mungkin.

Salah satu faktor meledaknya popularitas game Theotown di Indonesia adalah banyaknya pemain yang membagikan kondisi kekacauan kota mereka di media sosial dalam bentuk meme satir yang seolah menyindir kondisi sosial-politik Indonesia saat ini.

Komunitas Facebook Sebagai Wadah Meme Satir


Sebuah komunitas grup Facebook bernama Theotown Community of Indonesia menjadi wadah bagi lebih dari 140.000 anggota yang saling membagikan guyonan satir lewat foto kondisi kotanya masing-masing.

Di grup tersebut, banyak postingan tentang para pemain yang secara sengaja membuat kotanya menjadi mirip dengan kondisi Indonesia sekarang. Seperti penggundulan hutan, pembukaan lahan sawit, pembukaan pabrik dan tambang di mana-mana, dan masih banyak lagi.

Tidak hanya itu, lewat beberapa plugin, para pemain juga bisa membangun gedung-gedung yang ada di Indonesia, seperti Monas, gedung Pertamina, dapur SPPG, hingga gedung DPR.

Di beberapa postingan juga ada yang seolah-olah membuat adanya kerumunan demo warga di gedung-gedung tersebut.

Berbagai macam postingan dalam grup ini juga seolah menjadi bentuk keresahan terhadap kondisi Indonesia saat ini yang dikemas dalam bentuk meme satir.

Dimana ini kemudian menjadi fenomena yang cukup ramai di media sosial, sehingga mendongkrak popularitas dari game Theotown di kalangan gamer Indonesia.

Disorot Sang Developer


Meledaknya popularitas game ini juga sampai hingga ke developer game Theotown.

Perkembangan jumlah pemain asal Indonesia yang naik secara drastis ini membuatnya penasaran.

Bahkan sang developer juga masuk ke dalam grup Facebook Theotown Community of Indonesia lewat akun Facebook resmi Theotown dan berinteraksi dengan para pemain di dalam grup tersebut.

Developer juga tidak percaya anggota grup tersebut bisa bertambah 50.000 lebih dalam waktu satu hari. (Aqbil Faza Maulana)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#viral #kota #Gamer Indonesia #Ajang Satir Gamer Indonesia #TheoTown #simulasi #game