Game Marvel’s Wolverine ternyata menyimpan sejumlah detail yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Ketika menjelajahi Madripoor, wilayah yang digambarkan memiliki atmosfer Asia Tenggara, pemain bisa menemukan berbagai elemen yang terasa familiar, termasuk kuliner khas Indonesia.
Salah satu detail yang mencuri perhatian adalah sebuah gerobak kaki lima yang menjajakan beragam makanan. Bukan sekadar makanan bergaya Asia, beberapa menu yang ditampilkan justru sangat identik dengan Indonesia.
Pemain dapat menemukan sejumlah kuliner seperti pecel lele, bubur ayam, cireng, hingga pisang goreng. Kehadiran makanan tersebut menjadi detail menarik karena cukup jarang kuliner Indonesia ditampilkan secara spesifik dalam game berskala besar.
Yang tak kalah mengundang perhatian adalah harga makanan yang terpampang pada gerobak tersebut. Alih-alih menggunakan mata uang lokal dalam game, daftar harga ditulis dalam dolar Amerika Serikat.
Nominalnya pun cukup fantastis jika dibandingkan dengan harga makanan serupa di Indonesia.
Baca Juga: AHM Bawa Pendidikan Vokasi Berstandar Industri ke Ujung Timur Indonesia
Tempe goreng, misalnya, dibanderol US$12. Sementara itu, seporsi batagor tercantum mencapai US$20.
Jika dikonversikan dengan kurs sekitar Rp16.000 per dolar AS, harga tersebut setara dengan kurang lebih Rp192 ribu untuk tempe goreng dan Rp320 ribu untuk batagor.
Harga tersebut tentu saja langsung terasa janggal bagi masyarakat Indonesia. Sebab, kedua makanan tersebut biasanya identik dengan jajanan kaki lima yang relatif terjangkau.
Detail kecil ini pun berpotensi menjadi salah satu easter egg menarik bagi gamer Indonesia yang menemukan gerobak tersebut ketika bermain.
Tak hanya kuliner, unsur yang mengarah ke Indonesia juga muncul melalui keberadaan Telambang. Kota fiksi tersebut digambarkan memiliki kaitan dengan Indonesia dalam dunia yang dibangun di Marvel’s Wolverine.
Madripoor sendiri menjadi salah satu lokasi penting dalam petualangan Wolverine. Dengan atmosfer yang terinspirasi kawasan Asia Tenggara, wilayah tersebut memberikan ruang bagi pengembang untuk menyisipkan berbagai detail budaya dan lingkungan yang terasa familiar bagi pemain dari kawasan ini.
Bagi gamer Indonesia, kemunculan pecel lele, bubur ayam, cireng, pisang goreng hingga tempe dan batagor tentu menjadi kejutan tersendiri.
Baca Juga: Tingkah Mingyu SEVENTEEN Bikin Fans Geleng-Geleng, dari Lap Mulut Pakai Tisu Bekas hingga Makanannya
Di tengah aksi Wolverine yang penuh pertarungan, detail-detail kecil tersebut justru memberikan pengalaman berbeda. Apalagi, harga jajanan yang dibuat "selangit" membuat keberadaan gerobak kaki lima dalam game semakin menarik untuk dibahas.