Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

9 Juta Orang Diprediksi Masuk ke DIY saat Nataru 2023/2024

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 2 Desember 2023 | 19:51 WIB
Suasana kawasan Nol Km di malam hari. (google.com/Nina Akhmawati)
Suasana kawasan Nol Km di malam hari. (google.com/Nina Akhmawati)

 

RADAR MALIOBORO - Sebanyak 9 juta orang diprediksi masuk ke DIY pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024.

Prediksi membeludaknya kunjungan ke DIY terjadi mulai 22 Desember 2023 sampai 3 Januari 2024.

Plt Kepala Dinas Perhubungan DIY Sumaryoto mengatakan, pergerakan masyarakat saat liburan akhir tahun di perkirakan tinggi berasal dari DKI Jakarta. 

"Karena Yogyakarta ini termasuk peringkat ketiga tujuan perjalanan dari Jakarta," ujar Sumaryoto dihimpun dari berbagai sumber, Kamis (30/11/2023).

Karena harga tiket pesawat yang masih tinggi, menurut Sumaryoto, pergerakan orang tersebut diprediksi bakal dominan menggunakan jalur darat, baik masuk maupun keluar DIY.

Kereta api menjadi obsi kedua setelah kendaraan pribadi atau transportasi darat lainnya. Apalagi saat ini sudah didukung dengan infrastruktur jalan tol yang beberapa sudah bisa beroperasi.

Sumaryoto menjelaskan, berdasarkan hasil riset dari kementerian perhubungan, di perkirakan tahun ini pergerakan masyarakat yang akan berlibur di kota DIY melonjak dibandingkan dengan tahun 2022 kemarin.

Hal ini tak lepas dari fungsi tol Solo-Jogja yang mulai dioperasikan menyambut liburan akhir tahun.

Menurutnya, Tol fungsional Solo-Jogja saat Natal dan Tahun Baru 2024 bakal dibuka mulai dari Exit Tol Colomadu sampai STA 13 di Karanganom, Klaten, Jateng.

Di sisi lain, jumlah orang yang di perkirakan akan mengunjungi destinasi wisata DIY mencapai 883.000 lebih.

"Ini berdasarkan mobilitasi masyarakat yang terjadi tahun ini," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan, Dishub DIY bakal menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan mempelajari pola perjalanan masyarakat.

Namun yang menjadi kendala keadaan Malioboro hingga Titik Nol Km. 

Biasanya titik tersebut menjadi pusat tujuan kunjungan di sore hari. "Sehingga akan kami diskusikan dengan kepolisian lebih detail lagi," ujar Sumaryoto.

Disampaikan, pada musim libur tahun ini, Dishub DIY tidak memasang rambu darurat penunjuk jalur alternatif karena mayoritas pengguna jalan dianggap mampu mencari jalur alternatif secara mandiri menggunakan aplikasi Google Maps.

Terkait informasi lembih lanjut, bakal disampaiakan melalui medsos atau dari pihak manapun untuk bisa menambah informasi ruas-ruas jalan mana yang potensi macet dan mana saja yang rawan kecelakaan. "Demikian juga untuk jalan yang rawan genangan air," sambungnya. (Martin Hill Candratya)

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Titik nol Yogyakarta #yogyakarta #natal dan tahun baru di Jogja #kawasan malioboro #wisata jogja #Kunjungan ke DIY #natal 2023 dan tahun baru 2024