JOGJA - Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil DIY Ninik Setyowati memastikan stok beras yang ada di wilayah DIY masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Setidaknya, hingga panen berikutnya yang diproyeksikan baru terjadi pada Februari atau Maret 2024.
"Stok yang dimiliki Bulog Jogjakarta aman dan cukup hingga panen bulan Maret 2024," katanya, Sabtu (2/12).
Baca Juga: Turun Dibanding Tahun Lalu, Penerimaan Pajak PPh 2023 Kanwil DJP DIY Capai Rp 51,9 miliar
Kendati demikian, Ninik mengatakan, pihaknya masih tetap menerima perpindahan atau tambahan stok beras dari daerah lain untuk penambahan stok.
Sebelumnya, sudah ada tambahan beras dari area Jakarta. Saat ini masih menerima pergerakan dari area Jawa Tengah.
Pada masa panen di awal tahun mendatang, Ninik menjelaskan, Bulog DIY juga siap melaksanakan penyerapan gabah atau beras.
Baca Juga: Inilah 10 Sekolah Kedinasan Terketat 2023, Banyak Peminat Kuota Terbatas, Ada Sekdin Impianmu?
Hal tersebut dilakukan dengan harapan dapat menambah stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Kanwil DIY.
"Stok CPB akan dilakukan agar kepastian dan keamanan stoknya terjaga," sambungnya.
Ninik menambahkan, sampai saat ini Bulog Kanwil DIY juga masih terus melakukan pengadaan beras.
Ketika harga beras di tingkat produsen melebihi harga pembelian pemerintah (HPP), jelasnya, pengadaan beras dilakukan dengan mekanisme komersial.
Di mana, jumlahnya menyesuaikan dengan permintaan pasar dengan memperhitungkan harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku pada saat dilakukan penjualan.
"Itu dilakukan agar ada kesesuaian antara permintaan dengan harga pasarannya," lontarnya.
Sebelumnya, Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti menyebut, stok beras di DIY diproyeksikan aman dan terjaga.
Apalagi, hujan mulai turun secara intensif. Ini diharapkan bisa mempercepat masa panen.
"Dari pemerintah, Bulog dan beberapa gudang penyimpanan lain itu ada. Stoknya aman," sebutnya.
Syam menilai, pemindahan atau tambahan stok beras dari daerah lain ke wilayah DIY merupakan skema mitigasi yang penting dan tepat untuk dilakukan.
"Itu tindakan preventif yang bagus, menambah stok dan mempersiapkan beberapa kemungkinan di depan," tandasnya. (iza)