Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Singapura Mengalami Lonjakan Kasus Infeksi Covid-19 Dua Kali Lipat, Pemerintah Instruksikan Hal Ini

Juliana Belence • Senin, 4 Desember 2023 | 17:15 WIB
lonjakan covid 19 di Singapura sumber gambar jawapos.com
lonjakan covid 19 di Singapura sumber gambar jawapos.com

RADAR MALIOBORO – Terjadinya peningkatan signifikan dalam infeksi COVID-19 di Singapura, Kementerian Kesehatan (MOH) pada Sabtu, 2 Desember 2023, mendesak masyarakat untuk selalu mengikuti vaksinasi terkini.

Sepanjang 19 – 25 November 2023, Singapura mengalami kenaikan kasus COVID-19 dua kali lipat.

Ada sekitar 22.094 kasus yang terjadi daripada seminggu sebelumnya berada di angka 10.726.

Dilansir dari ChannelNewsAsia, Akibat dari melonjaknya kasus Covid-19 di Singapura, masyarakat diimbau untuk dapat segera melanjutkan vaksinasi booster.

Terutama bagi mereka yang menerima vaksin booster terakhir 6 bulan atau 1 tahun yang lalu.

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan bahwa peningkatan ini dapat diakibatkan oleh faktor – faktor seperti musim perjalanan akhir tahun dan berkurangnya sistem kekebalan penduduk.

Varian terbanyak yang teridentifikasi di Singapura yaitu subvarian EG.5 dan subvarian lineage HK.3. Keduanya menjadi sub-varian yang dominan secara lokal dan telah ditemukan lebih dari 70% kasus.

“Saat ini, tidak ada indikasi bahwa subvarian utama lebih mudah menular atau menyebabkan penyakit lebih parah dibandingkan varian lain yang beredar,” kata Departemen Kesehatan Singapura, dikutip pada Senin, 4 Desember 2023.

Kabar baiknya adalah rata – rata kasus harian rawat inap serta unit perawatan intensif akibat COVID-19 ini terpantau stabil.

Kementerian Kesehatan mengimbau kepada seluruh masyarakat di sana untuk mengikuti perkembangan vaksinasi COVID-19.

Kementerian Kesehatan Singapura merekomendasikan untuk mereka yang berusia 60 tahun, rentan secara medis, dan warga fasilitas perawatan lansia agar mendapatkan vaksin dosis tambahan sekitar satu tahun setelah dosis vaksin terakhir.

Begitupun dengan kelompok 6 bulan ke atas.

Mengingat peningkatan penyakit pernafasan di negara – negara belahan bumi utara pada bulan – bulan musim dingin, Kementerian mengatakan kejadian penyakit pernafasan secara keseluruhan di Singapura tetap stabil selama sebulan terakhir.

“Tidak ada indikasi peningkatan penyakit pernafasan parah, termasuk pada anak – anak,” ujar Departemen Kesehatan Singapura, dikutip pada Senin, 4 Desember 2023.

Kementerian Kesehatan Singapura mencatat sampai saat ini WHO menyatakan bahwa tren peningkatan penyakit pernafasan bukanlah hal yang tidak terduga karena dimulainya musim dingin. 

Editor : Bahana.
#COVID-19 #melonjak #singapura