RADAR MALIOBORO - Pada pukul 14.54 WIB, Minggu (3/12), Gunung Marapi yang berada di Sumatera Barat meletus.
Kejadian ini mengejutkan warga sekitar dan pihak berwenang.
Sebagai akibatnya, jagat maya diramaikan oleh video seorang pendaki yang masih berada di puncak gunung pasca-erupsi.
Berdasarkan tayangan dalam video di akun X @TaufikIswandi, terlihat seorang wanita berusia 20 tahun, yang kemudian diketahui sedang menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Padang (PNP).
Wajahnya penuh dengan lumpur, mengenakan jaket tebal, dan rambutnya berantakan.
Meskipun berusaha berbicara, suaranya tidak bisa dimengerti.
Posisi terakhir dari pendaki wanita itu dilaporkan berada di Tugu Abel.
Sayangnya, wanita tersebut tidak berhasil selamat.
Saat dievakuasi, ditemukan bahwa dia sudah meninggal dunia akibat kehabisan oksigen.
Total pendaki yang berada di Gunung Marapi saat erupsi mencapai 47 orang.
Saat ini, 19 orang telah berhasil turun, sementara 28 orang lainnya masih berada di puncak gunung.
Letusan Gunung Marapi kali ini diketahui mencapai ketinggian sekitar 3 kilometer di atas permukaan laut.
Dampak erupsi ini juga terasa luas, mempengaruhi 14 kecamatan di sekitar gunung.
Wilayah tersebut kini dalam keadaan darurat, dengan banyak penduduk dievakuasi dan beberapa infrastruktur mengalami kerusakan.
Hingga berita ini diturunkan, Gunung Marapi berstatus Level II atau waspada.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk mengantisipasi dan menanggapi dampak yang mungkin timbul akibat erupsi Gunung Marapi.
Pemerintah daerah juga telah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi petunjuk evakuasi yang diberikan.