RADAR MALIOBORO - BPPTKG Jogjakarta memperbarui catatan kejadian awan panas guguran (APG) Gunung Merapi pada Senin sore (4/12) per 19.02 WIB. Tercatat ada empat kejadian dalam kurun waktu 17.12 WIB hingga 17.36 WIB.
Tiga luncuran awal mengarah ke hulu Kali Boyong, sedangkan luncuran terakhir arah hulu Kali Krasak.
Kepala BPPTKG Jogjakarta Agus Budi Santoso menuturkan APG pertama muncul pada 17.12 WIB.
Tercatat dengan Amplitudo maksimal 30 milimeter. Selain itu berdurasi 244 detik dengan jarak luncur 2,4 kilometer.
"Pukul 17.16 WIB terjadi lagi APG dengan amplitudo maksimal 53 milimeter. Berdurasi 300 detik dan jarak luncurnya 3 kilometer arah hulu Kali Boyong," jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Senin malam (4/12).
Seismograf BPPTKG Jogjakarta lalu mencatat kembali kejadian APG pada 17.23 WIB. Tercatat dengan amplitudo maksimal 53 milimeter. APG ini berdurasi 210 detik dengan jarak luncur mencapai 2 kilometer arah hulu Kali Boyong.
Untuk APG keempat terjadi pada 17.36 WIB. Tercatat dalam seismograf dengan amplitudo maksimal 50 milimeter. Selain itu memiliki durasi 124 detik.
"Untuk jarak luncurnya mencapat 1200 meter atau 1,2 kilometer arah hulu Kali Krasak. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan," katanya. (dwi)