Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Meski Jumlah Tak Dominan, Petani Milenial Punya Peran Sentral Sokong Pertanian DIY

Fahmi Fahriza • Selasa, 5 Desember 2023 | 15:43 WIB
SUKSES: Kepala BPS DIY Herum Fajarwati memaparkan hasil Sensus Pertanian 2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS) DIY. (Fahmi Fahriza/Radar Malioboro)
SUKSES: Kepala BPS DIY Herum Fajarwati memaparkan hasil Sensus Pertanian 2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS) DIY. (Fahmi Fahriza/Radar Malioboro)

 

JOGJA - Badan Pusat Statistik (BPS) DIY baru saja menyampaikan rilis hasil Sensus Pertanian 2023. Hasil sensus terbagi menjadi dua tahap perilisan yakni pada Senin (4/12) dan 15 April 2024 mendatang.

Salah satu uraian hasil Sensus Pertanian 2023 adalah adanya petani milenial. Di mana, petani milenial belum ada pada Sensus Pertanian 2013 silam. 

Kepala BPS DIY Herum Fajarwati merinci, kategori petani milenial tersebut salah satunya dipetakan secara demografi berdasarkan usia. 

"Petani milenial terhitung rentang usia 19 hingga 39 tahun," katanya.

Meski secara jumlah petani milenial tidak dominan, Herum optimistis mereka punya peranan penting untuk menyokong sektor pertanian di wilayah DIY. 

"Dari seratus persen data yang berjumlah 185,47 ribu unit, petani milenial DIY baru 8,85 persen. Fominannya di usia 39 ke atas. Jumlahnya 91,12 persen," paparnya.

Selain faktor usia, Herum menjelaskan, pemanfaatan teknologi dan digitalisasi dalam sektor pertanian juga jadi indikator penting yang menggambarkan petani milenial tersebut.

Adapun teknologi modern yang dimaksud mencakup penggunaan alat dan mesin pertanian modern dan teknologi digital. Misalnya, penggunaan internet, telepon, drone, dan kecerdasan buatan untuk budidaya pertanian.

Dalam survei yang dilakukan, dari total 418,81 ribu unit terdapat total 44,28 persen yang turut menggunakan teknologi dalam pertanian. Selain itu, 55,72 persen belum menggunakan teknologi bantu.

"Kami tentu berharap pengguna alat bantu teknologi maupun jumlah SDM-nya terus bertambah," harapnya.

Terpisah, Asisten 1 Sekda DIY Dewo Isnu Broto Imam turut mengapresiasi masyarakat DIY dan jajaran BPS yang telah sukses melaksanakan program nasional Sensus Pertanian 2023.

"Kegiatan ini penting untuk menyediakan data komprehensif tolak ukur statistik," lontarnya.

Selanjutnya, ia menilai, petani milenial turut memberikan andil dalam kemajuan serta keberlanjutan sektor pertanian di wilayah DIY. 

Diakuinya, dalam beberapa dekade terakhir sektor pertanian menghadapi beberapa tantangan. Itu mulai regional sampai nasional.

Seperti alih fungsi lahan yang masif dan regenerasi pertanian yang kurang berjalan optimal. Juga, perubahan iklim, peningkatan suhu, serta dominasi teknologi pertanian negara maju.

"Banyak tantangan yang dihadapi, jadi petani milenial ini salah satu hal yang sangat penting," tandasnya. (iza)

Editor : Amin Surachmad
#BPS DIY #Herum Fajarwati #petani milenial #sensus pertanian 2023