Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Waspada Abu Vulkanik, Masyarakat Diimbau Jauhi Daerah Bahaya Imbas Awan Panas Guguran Gunung Merapi

Iwan Nurwanto • Selasa, 5 Desember 2023 | 17:42 WIB
PUNCAK: Puncak Gunung Merapi. (BPPTKG)
PUNCAK: Puncak Gunung Merapi. (BPPTKG)

SLEMAN - Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas awan panas guguran pada Senin (4/12) petang. Masyarakat pun diimbau mewaspadai kemungkinan gangguan abu vulkanik.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Makwan mengatakan, guguran awan panas mulai terlihat pada pukul 17.13.

Awan panas guguran juga teramati memiliki tinggi kolom erupsi kurang lebih 500 meter di atas puncak dan condong ke arah barat daya.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Arung Jeram yang Pastinya Seru! Yukk Segera Kunjungi Tempatnya

Kemudian pada pukul 17.36, lanjut Makwan, terlihat kembali guguran dengan amplitudo 50 mm berdurasi 123.96 detik.

Awan panas guguran tersebut memiliki jarak luncur 1.200 meter ke arah hulu menuju Kali Boyong. Masyarakat pun dihimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan.


“Masyarakat juga perlu mewaspadai gangguan akibat abu vulkanik,” ujar Makwan, Senin (4/12).

Baca Juga: Jumlah Petani Gurem di Jogjakarta Tertinggi di Jawa, Apa Alasannya?

Untuk diketahui, saat ini Gunung Merapi dalam status siaga atau masuk level tiga. Ada kemungkinan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya.

Meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer. 


Kemudian pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Nyeleneh! Ibu Hamil Butuh Asam Sulfat, Netizen: Bukan Baterai Mobil, Pak!

Masyarakat pun dihimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Serta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi dan mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#abu vulkanik #bpptkg #gunung merapi