RADAR MALIOBORO – Kabar gembira menyambut akhir tahun ! Simpang Joglo, salah satu titik lalu lintas krusial di Kota Solo, akan kembali dibuka.
Pembukaan simpang Joglo ini di mulai malam ini, Selasa (5/12/2023) sekitar pukul 21.00 WIB.
Keputusan ini diambil oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo untuk mengurai kepadatan kendaraan menjelang libur panjang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).
Dilansir dari Radarsolo.jawapos.com, Kepala Dishub Solo Taufiq Muhammad menjelaskan, dibukanya akses Simpang Joglo diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga Solo dan sekitarnya, khususnya saat arus mudik dan balik Nataru.
“Langkah ini kita ambil sebagai antisipasi potensi kemacetan parah di kawasan tersebut,” ujarnya.
Namun, Taufiq mengingatkan bahwa pembukaan akses tidak berlaku untuk semua kendaraan.
Kendaraan pribadi dan angkutan barang dengan dimensi Sumbu II ke bawah dapat melintasi Simpang Joglo secara normal.
Sementara itu, kendaraan barang Sumbu III ke atas masih akan diarahkan melalui tol.
“Hal ini dikarenakan masih adanya material proyek di sekitar lokasi Simpang Joglo yang belum sepenuhnya disingkirkan,” terang Taufiq.
Bagi para pengendara, Dishub Solo telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas khusus di sekitar Simpang Joglo.
Berikut poin-poin penting yang perlu diperhatikan:
- Kendaraan dari arah timur (Gendonglegi) menuju barat (Manang Jebres) dan sebaliknya dapat melintas langsung melalui Simpang Joglo.
- Kendaraan dari arah barat (Jalan Slamet Riyadi) yang hendak menuju timur (Pabelan) atau selatan (Jalan Banyuanyar) akan diarahkan memutar melalui Jalan Kapten Mulyadi.
- Akses dari arah selatan (Jalan Banyuanyar) menuju timur (Pabelan) dibuka normal.
- Akses dari arah timur (Pabelan) menuju selatan (Jalan Banyuanyar) ditutup. Kendaraan akan diarahkan memutar melalui Jalan Slamet Riyadi dan Kapten Mulyadi.
Baca Juga: Baru Dikenalkan, Chery Indonesia Sudah Terima 400 Unit Pemesanan Mobil Listrik
Selain skema di atas, Dishub Solo juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar:
- Mematuhi rambu lalu lintas dan marka jalan yang telah dipasang.
- Menjalankan instruksi petugas di lapangan dengan tertib.
- Menjaga jarak aman dan menghindari potensi terjadinya kecelakaan.
Dishub Solo juga menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas situasional akan diberlakukan jika diperlukan.
Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi di lapangan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas secara optimal.
“Kami terus memantau situasi dan melakukan penyesuaian skema pengaturan lalu lintas secara berkala. Koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait juga terus dilakukan,” pungkas Taufiq.
Dibukanya kembali akses Simpang Joglo menjadi angin segar bagi masyarakat Solo dan sekitarnya.
Namun, kelancaran dan ketertiban bersama tetap menjadi prioritas.
Dishub Solo mengajak seluruh pengguna jalan untuk saling bekerja sama, mematuhi peraturan, dan mengutamakan keselamatan.
Dengan kewaspadaan dan kerja sama, semoga perjalanan Nataru kali ini berjalan lancar dan penuh kenangan manis untuk semua. Selamat berlibur! (Doni Saputera/Radar Jogja)
Baca Juga: Flashmob Dukungan Ganjar-Mahfud Dianggap Netizen Masih Terlalu Kaku, Benarkah?
Editor : Meitika Candra Lantiva