Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kutub Dalam Bahaya, ESA Mengatakan Pencairan Es Tingkat Kritis Picu Kekhawatiran Dunia

Trimina Klara • Rabu, 6 Desember 2023 | 18:48 WIB

Sumber foto  Context.id
Sumber foto Context.id

RADAR MALIOBORO - Suhu global saat ini kemungkinan besar akan melampaui pemanasan 1,5 derejat celcius atau (2,7F) dalam lima tahun ke depan.

Menurut Organisasi Meteorologi Dunia, Badan Cuaca PBB, seperti yang telah diumumkan pada bulan Mei lalu oleh kepala Badan Antariksa Eropa (ESA), Josef Aschbacher, pada hari Jumat (10 November) terkait lapisan es dan gletser di kutub yang mencair secara kritis.

Buntut dari permasalahan global ini Josef Aschbacher mengadakan sebuah pertemuan puncak yang dihadiri oleh pemimpin dan peneliti dari 40 negara kutub dan glasial di Paris.

“Situasi di kutub sangat kritis. Kita melihat dengan satelit siang dan malam berapa besar pencairan di wilayah kutub, dan dampaknya terhadap kenaikan permukaan laut. Kita mempunyai pengukuran satelit paling akurat untuk melihat bagaimana permukaan laut itu naik akibat dari mencairnya wilayah kutub” jelas Josef Aschbacher sebagai Direktur Jendral Badan Angkasa Eropa.

Dengan menyatakan bahwa rekor kebakaran lahan dan gelombang panas menunjukkan tingkat pemanasan global yang "sangat mengkhawatirkan", Josef Aschbacher mendesak para politisi yang ragu-ragu untuk tidak meninggalkan kepemimpinan eropa dalam memerangi perubahan iklim.

“Iklim masih menjadi masalah krisis terbesar yang harus dihadapi.

Dalam hal ini membutuhkan berbagai upaya dari semua pihak,” begitu juga ungkap Josef Aschbacher.

Editor : Bahana.
#suhu global