RADAR MALIOBORO - Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.
Di dalam tata surya terdapat planet - planet yang berada di kawasan tersebut. Salah satunya adalah bumi yang merupakan planet yang menempati urutan ketiga dalam sistem tata surya, setelah planet merkurius, dan planet venus.
Pada tahun 1930, seorang astronom Amerika bernama Clyde Tombaugh menemukan Pluto. Kemudian menjadikannya sebagai planet kesembilan dalam tata surya.
Adapun urutan planet dalam tata surya yaitu, Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus dan Pluto.
Tetapi seiring berjalannya waktu di tahun 2006 Pluto sudah tidak lagi digolongkan menjadi sebuah planet.
Tentu ini menjadi pertanyaan dan tanda tanya besar bagi sejumlah orang mengapa Pluto sekarang tak dihitung lagi kedalam planet di tata surya.
Mengapa demikian?
Hal ini rupanya terjadi karena Pluto tidak mampu membersihkan lingkungan orbitnya dalam ruang hampa.
Ruang hampa, definisinya tidak mengandung materi. Atau disebut juga luar angkasa yang kosong.
Oleh karena itu, Pluto akhirnya kehilangan predikatnya sebagai planet terkecil dalam tata surya.
Kendati demikian, Pluto masih memiliki julukan lain yang sangat unik yaitu "planet kerdil".
Diketahui jarak antara Pluto dengan matahari adalah 5.900,1 juta km.
Pluto memiliki diameter mencapai 4.862 km. Periode rotasinya 6,39 hari, sedangkan periode revolusi 248,4 tahun.
Nah, jadi udah taukan kenapa Pluto tidak lagi masuk dalam planet-planet di tata surya ? Semoga bermanfaat ya informasinya.
Editor : Meitika Candra Lantiva