Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Dua Puluh Lima Desa di Purworejo Jadi Des Inklusi

Jihan Aron Vahera • Selasa, 12 Desember 2023 | 12:25 WIB

Kepala Dinsosdaldukkb Kabupaten Purworejo Ahmad Jainudin saat memberikan sertifikat penghargaan desa inklusi kepada salah satu kepala desa di Kabupaten Purworejo pada per
Kepala Dinsosdaldukkb Kabupaten Purworejo Ahmad Jainudin saat memberikan sertifikat penghargaan desa inklusi kepada salah satu kepala desa di Kabupaten Purworejo pada per

RADAR MALIOBOROSebanyak 25 desa di Kabupaten Purworejo mendapatkan gelar desa inklusi di Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2023. Penghargaan tersebut diberikan pada puncak perayaan Hari HDI 2023 di halaman Art Center Purworejo pada Senin (11/12).

Kegiatan HDI 2023 merupakan kinerja dari penyandang disabilitas di Kabupaten Purworejo dengan menggandeng sejumlah pihak. Baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo hingga Pusat Rehabilitasi Yakkum (PRY). Yakni, diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari bazar UMKM, pertunjukan karya seni difabel, dan sebagainya.

Baca Juga: Hanung Bramantyo Alami Kecelakaan Hingga Patah Tulang Kaki Tertimpa Motor Gede, Begini Kronologi Musibah Suami Zaskia Adya Mecca

Salah satu penerima penghargaan desa inklusi level utama yakni Desa Hulosobo, Kecamatan Kaligesing. Kades Hulosobo Bangun Tri Utomo mengatakan, Pemerintah Desa (Pemdes) Hulosobo telah merintis sebagai desa inklusi sejak 2019. Dalam beberapa tahun terakhir, desa tersebut sangat aktif dalam memberikan perhatian pada kaum disabilitas di desanya. "Di desa kami ada sekitar 37 kaum difabel," katanya.

Dikatakan, para disabilitas tersebut diberikan fasilitas berupa pelatihan hingga mengikutsertakan kaum disabilitas dalam kegiatan di desa. "Mereka diberikan pelatihan dengan disesuaikan dengan kemampuan mereka masing-masing seperti pertanian hingga kesehatan," sebutnya.

Baca Juga: Beasiswa Mandek, Mahasiswa Asal Raja Ampat Tak Bisa Bayar Kuliah dan Kos

Selain itu, desa tersebut setiap tahun juga menganggarkan dana khusus untuk difabel dari dana desa (DD). Yakni, dianggarkan mulai Rp 5 juta sampai Rp 10 juta. "Harapannya, para disabilitas di desa kami lebih percaya diri, mandiri, dan bisa menghidupi diri mereka sendiri," harap Bangun.

Sementara, Plt Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengatakan, selama ini Pemkab Purworejo telah memberikan perhatian terhadap kaum disabilitas di Kabupaten Purworejo. Namun, tetap harus ada perbaikan agar disabilitas mendapatkan hak dan kesejahteraan secara setara sebagai warga negara. "Kami akan terus berusaha untuk kesetaraan para disabilitas diberbagai bidang baik ekonomi hingga kesehatan," sebut dia.

Baca Juga: Kewaspadaan Dini, Kasus Pneumonia di Bantul Masih Dalam Tahap Wajar

Dalam mewujudkan desa-desa inklusi di Kabupaten Purworejo, Pemkab Purworejo menggandeng PRY sejak 2014. Perwakilan Manajemen PRY Rita Tri Haryani menyebut, secara bertahap telah mendampingi sejumlah desa termasuk yang diberikan penghargaan desa inklusi pada peringatan Hari Disabilitas Internasional 2023.

"Di fase pertama 2019-2021 telah berhasil mendampingi sebanyak 53 desa. Dan, di fase dua ada 25 desa yang sudah menyandang desa inklusi dan lima desa mereplikasi konsep dari desa inklusi," terangnya.

Baca Juga: Perguruan Tinggi Cetak Generasi Emas, Haram Disusupi Praktik KKN

Dari 25 desa tersebut telah di assesmen dan menghasilkan satu desa inklusi level madya, 11 desa inklusi level utama, dan 13 desa inklusi level mentor. Hal tersebut menjadi salah satu upaya  inklusi tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas hingga lansia.

Dia berharap, hal tersebut dapat menjadi motivasi untuk desa lain. Selain itu, dapat menjadi kampanye terkait pemenuhan hak para penyandang disabilitas tidak hanga di Kabupaten Purworejo tetapi juga secara nasional. "Semoga ke depan lebih banyak desa lagi desa-desa di Kabupaten Purworejo yang menyandang desa inklusi. Dan, bisa menjadi program berkelanjutan," harapnya. (han)

Editor : Heru Pratomo
#difabel #dana desa #purworejo #Disabiilitas #desa inklusi