Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Waduh, Matahari Berlubang 60 Kali Lebih Besar dari Bumi

Juliana Belence • Selasa, 12 Desember 2023 | 22:00 WIB

 

sumber gambar tech.indozone.id
sumber gambar tech.indozone.id

RADAR JOGJA – NASA merilis sebuah gambar penampakan matahari yang citrakan dengan sinar ultraviolet yang menunjukkan adanya lubang berwarna hitam yang berukuran 60 kali ukuran bumi.

Melansir dari Techindozone, lubang tersebut dinamakan Lubang Koronal yang terdapat pada lapisan terluar matahari, yakni lapisan Korona.

Lubang Korona adalah area pada lapisan matahari yang lebih dingin dari sekitarnya sehingga tampak lebih gelap ketika dilihat dengan sinar ultraviolet dan sinar-X.

Matahari pada dasarnya seperti magnet raksasa yang terbuat dari gas – gas yang sangat panas.

Ketika partikel – partikel di dalam gas bergerak dengan sangat cepat, mereka akan menciptakan medan magnet kuat yang mengikat satu sama lain dan akan mengalir kembali ke dalam matahari.

Namun, Lubang Korona adalah area yang medan magnetnya tidak kembali ke dalam matahari.

Seperti lubang yang bocor, medan magnet di area ini malah keluar dari atmosfer matahari menuju ruang angkasa dan mengelilingi planet manapun yang dilewatinya.

Lubang ini menghadap garis khatulistiwa sekitar tanggal 2 Desember.

Angin matahari kemudian menerpa bumi selama tanggal 4 dan 5 Desember.

Meski terlihat mengkhawatirkan, lubang Korona ini bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan, karena tidak terlihat langsung oleh mata telanjang.

Menurut badan yang menkaji cuaca dan atmosfer Amerika Serikat NOAA, dampak yang diakibatkan oleh fenomena ini adalah badai geomagnetik ringan.

Dampaknya tidak akan terasa oleh sebagian besar masyarakat bumi.

Hanya saja, badai geomagnetik ini akan menciptakan cahaya aurora yang tidak hanya bisa dilihat di kutub saja, melainkan di daerah dengan lintang yang lebih rendah, seperti pada fenomena aurora yang terlihat di China awal bulan ini.

Fenomena ini juga mengakibatkan peningkatan arus di ionosfer dan magnetosfer bumi, yang dapat mengganggu jaringan listrik, satelit, komunikasi radio, dan sistem navigasi.

Editor : Bahana.
#nasa #Lubang matahari