Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat ada orang yang dinyatakan positif Covid-19 bulan ini. Ketiganya saat ini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
RADAR MALIOBORO - Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul Samsu Aryanto menjelaskan, penemuan kasus positif Covid-19 yakni pada 6 Desember. Dengan temuan satu orang. Sedangkan dua lainnya, diketahui hari selanjutnya atau pada 7 Desember. Kini, mereka menjalani isolasi mandiri selama sepuluh hari sejak dinyatakan positif.
Meski masih landai, Dinkes Bantul telah menyiapkan vaksin Covid-19 bagi masyarakat yang memerlukan. "Imbauan kami tetap vaksinasi, karena sampai hari ini rekomendasi selain memperkuat daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan juga vaksinasi," bebernya kemarin (12/12).
Seluruh puskesmas di Kabupaten Bantul, lanjutnya, dipastikan akan tetap melayani vaksinasi Covid-19 selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru). Vaksinasi tersebut dapat diakses warga Bantul maupun luar daerah yang berkunjung ke Bantul. “Kami tidak membatasi jika ada yang ingin vaksin, sepanjang itu dapat menunjukkan pernah vaksin Covid-19, kemudian vaksin booster 1 dan 2. Dilayani selagi stok vaksin ada,” ujarnya.
Menurutnya, mayoritas masyarakat di Bantul telah melakukan vaksinasi Covid-19 hingga dosis ketiga. Namun syarat perjalanan dari WHO, mengharuskan vaksinasi hingga dosis keempat. Hal itu mendorong masyarakat masih mencari vaksinasi untuk keperluan perjalanan hingga ke luar negeri.
Dinkes Bantul juga mengimbau masyarakat agar kembali menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker untuk mengantisipasi penularan. Terutama untuk masyarakat Bantul yang memiliki mobilitas tinggi atau sering bepergian. "Masker tetap digalakkan terutama pelaku perjalanan dan masyarakat yang beraktivitas di ruangan dengan sirkulasi udaranya terbatas," sebutnya.
Sementara Kepala Seksi Surveilans Imunisasi dan Penyehat Lingkungan Dinkes Bantul Elina Chrisniati membeberkan, jumlah positif Covid-19 sejak Januari hingga November tahun ini mencapai 590 kasus. Sedangkan jumlah total kasus Covid-19 di Bantul sejak awal pandemi, mencapai 74.676 kasus dengan 1.807 orang meninggal dunia.
Dengan temuan tersebut, membuktikan bahwa pihaknya terus melakukan tracking, tracing, dan testing (3T) Covid-19. Upaya tersebut dilakukan untuk memutus rantai penularan Covid-19. “Edukasi mengenai vaksinasi pun tetap dilakukan dari mulai tingkat puskesmas,” tegasnya. (tyo/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova