RADAR MALIOBORO - Dengan luas wilayah yang terbilang kecil, warga Kota Magelang bisa mengembangkan urban farming. Bahkan, potensinya cukup besar dengan memanfaatkan lahan terbatas ataupun pekarangan rumah. Menggunakan sistem hidroponik, aquaponic, hingga vertikultur. Hanya saja, usaha pertanian perorangan (UTP) urban farming di Kota Magelang masih sedikit.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Magelang Aluisius Abrianta menjelaskan, berdasarkan sebaran UTP di Kota Magelang, ada 33 unit UTP urban farming. Terbanyak ada di Kecamatan Magelang Tengah, yakni 27 unit atau mencakup 81,85 persen dari total urban farming di Kota Magelang. Sedangkan UTP urban farming paling sedikit ada di Kecamatan Magelang Tengah, yakni satu unit atau 3,03 persen. “Masih sedikit yang melakukan urban farming," ujarnya kemarin (12/12).
Padahal, lanjut dia, jumlah UTP 2023 di Kota Magelang sebanyak 2.418 unit. Naik 90,39 persen dibanding 2013 yang berjumlah 1.270 unit. Selain itu, jumlah usaha pertanian hasil Sensus Pertanian 2023 (ST2023) menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Yakni ada sebanyak 2.488 unit atau naik 94,98 persen dibanding 2013 yang sebanyak 1.276 unit.
Menurutnya, urban farming berkaitan erat dengan penguasaan teknologi dan usia. Bahkan di Kota Magelang, potensi untuk mengembangkannya pun dirasa cukup tinggi. Sebab ada sekitar 50 persen petani yang sudah menguasai teknologi pertanian. Namun, untuk mengoptimalkan lahan yang dimiliki, belum seluruhnya dilakukan warga.
Sekda Kota Magelang Hamzah Kholifi menyebut, lahan pertanian di wilayahnya memang terbatas. Kendati begitu, bukan berarti sektor pertanian tidak berpotensial untuk berkontribusi lebih terhadap perekonomian daerah. Tanaman anggrek, buah-buahan, dan produk peternakan seperti telur, daging, serta susu sapi merupakan komoditas pertanian unggulan Kota Magelang yang bisa ditingkatkan.
Hamzah berharap, ST2023 dapat digunakan sebaik-baiknya sebagai pijakan dalam memetakan potensi. Serta menganalisis masalah dan menemukan solusi terbaik bagi pengembangan sektor pertanian. (aya/eno)