RADAR MALIOBORO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat saat ini ada tujuh orang yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Bantul. Tujuh orang yang terpapar Covid-19 itu mulai terdeteksi sejak 4 Desember, 6-9 Desember, dan 11 Desember 2023.
Tambahan tersebut, baru diketahui Dinkes Bantul karena data pasien positif Covid-19 baru dimasukkan oleh klinik. "Beberapa waktu lalu, kami baru mendapatkan data kasus Covid-19 ada tiga orang. Ternyata bukan tiga orang, melainkan tujuh orang," kata Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul Samsu Aryanto kemarin (13/12).
Saat ini, lanjutnya, seluruh pasien masih menjalani isolasi mandiri. Selama 10 hari sejak dinyatakan positif di rumah masing-masing.
Dia pun turut mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berperilaku hidup sehat dan menggunkan masker. Selain itu, juga melakukan vaksinasi Covid-19 di seluruh layanan puskesmas.
Namun, stok vaksin di Kabupaten Bantul saat ini menipis. Dia menyebut, saat ini vaksin sedang dalam proses pengajuan ke Dinas Kesehatan DIJ. Adapun capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bantul kini mencapai 88,10 persen untuk dosis 1. Sementara dosis 2 mencapai 84,55 persen. "Sedangkan vaksinasi dosis 3 dan 4 masih berada di bawah angka-angka tersebut," jelasnya.
Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara menambahkan, kasus yang ada saat ini tanpa gejala. Biasanya diperoleh dari hasil screening pada pasien yang akan melahirkan saat mau menjalani operasi.
Dinkes, lanjutnya, juga sedang melakukan koordinasi dengan sejumlah rumah sakit di Kabupaten Bantul. Agar selalu siap siaga dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19. "Kemudian kami juga kembali mempersiapkan ruangan-ruangan yang bisa dipergunakan untuk isolasi pasien-pasien Covid-19 yang bergejala dan memerlukan perawatan inap di rumah sakit," bebernya. (tyo/eno)
Editor : Sevtia Eka Nova