RADAR MALIOBORO - Ada peningkatan jumlah negara yang ajarkan bahasa Indonesia.
Berdasarkan catatan dari Kemeneterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) ada 54 negara di dunia yang mengajarkan Bahasa Indonesia.
Dilansir dari laman aktual.com, Angka tersebut terbilang naik secara signifikan.
Sebab, sebelumnya negara di dunia yang tercatat mengajarkan Bahasa Indonesia hanya berjumlah 38 negara.
Terlebih lagi angka tersebut ternyata melebihi target yang ditentukan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek Aminudin Aziz.
Dia mengatakan, setidaknya ada 300 lembaga dengan 172 ribu peserta yang aktif menggunakan bahasa Indonesia.
“Target kami sebenarnya 48 negara namun sampai saat ini sudah mencapai 54 negara yang mengajarkan Bahasa Indonesia dengan lebih 300 lembaga dan sebanyak 172 ribu peserta aktif,” kata Amin Jumat, 15 Desember 2023.
Amin mengatakan, pencapaian ini tidak luput dari diresmikan dan digunakannya Bahasa Indonesia oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) pada 20 November 2023 lalu.
Baca Juga: Desa Hulosobo Miliki Potensi Durian Basarvit dan Kambing Etawa
“Peran serta perwakilan Indonesia sangat penting yang menjadi agen mitra kami terutama di luar negeri yang akan menjadi mitra internasional Bahasa Indonesia,” ucapnya.
Dalam upaya implementasi kampanye untuk membuat Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional, Badan Bahasa bekerja sama dengan sejumlah mitra lain.
Antara lain, perwakilan Indonesia di luar negeri yaitu Kedutaan Besar, Konsulat Jenderal, dan Konsulat Republik Indonesia.
Tak hanya lembaga instansi. Perguruan tinggi pun juga turut mengajarkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.
Bila mana hendak melakukan kajian-kajian komunikasi, serta menjadikan Bahasa Indonesia sebagai alat bekal ketika studi tentang Indonesia.
Penggunaan Bahasa Indonesia juga dilakukan para guru Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dan diaspora Indonesia, serta peneliti dari Indonesia.
“Ternyata di dalam dan di luar itu Aktual.compihak-pihak yang upayanya untuk internasionalisasi bahasa Indonesia memang luar biasa,” jelas Amin.
Bahasa Indonesia berhasil ditetapkan menjadi bahasa resmi pada Konferensi Umum Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO.
Baca Juga: Komunitas Alumni HMI Berharap Pemilih Kritis dan Penyelenggara Pemilu Jujur