Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Nataru, Kebutuhan BBM dan LPG Diprediksi Naik

Agung Dwi Prakoso • Senin, 18 Desember 2023 | 19:10 WIB
BERI PEMAPARAN: Penyampaian rilis dari Pertamina Patra Niaga regional Jateng DIJ terkait satgas di momen nataru.
BERI PEMAPARAN: Penyampaian rilis dari Pertamina Patra Niaga regional Jateng DIJ terkait satgas di momen nataru.

RADAR MALIOBORO - Pertamina Patra Niaga regional Jateng DIJ memprediksi permintaan gasoline, LPG, hingga avtur akan naik selama nataru. Hanya saja untuk gasoil, justru diprediksi mengalami penurunan.

Executive General Manager (EGM) Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Aji Anom Purwasakti merinci, gasoline diprediksi meningkat tujuh persen menjadi 14.183 kiloliter (KL). Dengan total konsumsi normal harian untuk area Jateng-DIJ sebanyak 13.260 KL per hari.

Sedangkan untuk permintaan LPG, naik 4,8 persen menjadi 4.860 metrik ton (MT) per hari. Dengan konsumsi normal awal di angka 4.638 MT. Sementara untuk kebutuhan avtur di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), diprediksi meningkat delapan persen dari 276 KL per hari menjadi 298 KL. "Kami pastikan stoknya aman, pendistribusian juga kami monitoring terus secara berkala," katanya kemarin (17/12).

Meski demikian, kebutuhan gasoil selama nataru justru sebaliknya. Bahkan turun hingga 1,3 persen saat nataru. Dari konsumsi normal 7.173 KL per hari menjadi 7.078 per hari. Penurunan ini, diprediksi terjadi untuk jenis solar. Yakni dari 6.972 KL per hari menjadi 6.848 per hari. Sedangkan untuk kebutuhan dexlite dan dex, akan tetap ada kenaikan. Masing 111 KL menjadi 120 KL per hari, dan 90 KL jadi 109 KL per hari.

Untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, lanjut Aji, skema mitigasi dan antisipasi turut dilakukan. Dengan melakukan koordinasi dan kroscek kesiapan seluruh sarana dan fasilitas di wilayah Jateng-DIJ.

Selain itu, juga akan ada layanan tambahan. Khususnya di daerah dengan peningkatan konsumsi tinggi. "Seperti jalur wisata, jalur lintas utama, hingga area perayaan tahun baru, itu fasilitas kami tambah di sana," bebernya.

Oleh karena itu, Aji mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir akan kehabisan konsumsi energi atau bahan bakar. "Kami siaga untuk menyalurkan bahan bakar dan energi yang dibutuhkan," lontarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disperindag Sleman Kurnia Astuti menyebut, stok gas LPG di wilayahnya masih aman. Dengan kuota tahun ini sebesar 37.000 MT atau sekitar 12,4 juta tabung. Hanya saja, sempat ada wacana penambahan kuota 10 persen pemesanan gas dari total kuota saat ini. Namun karena masih tersedia, hal itu diurungkan.

"Sampai dengan saat ini di pangkalan ataupun di agen masih cukup banyak stok. Jadi masyarakat nggak perlu khawatir. Minggu ketiga besok kami juga akan memantau ketersediaan stok gas LPG dan BBM bersama Pertamina," ungkapnya. (iza/cr5/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
#lpg #pertamina #bbm #nataru