Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Proses Konstruksi Flyover Canguk Bisa Ditunda saat Nataru

Naila Nihayah • Rabu, 20 Desember 2023 | 01:02 WIB
DIRATAKAN: Sejumlah bangunan di Jalan Urip Sumoharjo mulai diratakan karena terdampak proyek pembangunan flyover dan semi underpass di Simpang Canguk, Selasa (19/12).
DIRATAKAN: Sejumlah bangunan di Jalan Urip Sumoharjo mulai diratakan karena terdampak proyek pembangunan flyover dan semi underpass di Simpang Canguk, Selasa (19/12).

 

 

RADAR MALIOBORO – Proyek pembangunan jalan layang (flyover) dan semi underpass di Simpang Canguk, Kota Magelang mulai berjalan. Sejumlah bangunan rumah maupun ruko di Jalan Urip Sumoharjo pun sudah rata dengan tanah. Tapi, konstruksinya kemungkinan bakal ditunda setelah masa angkutan Natal dan tahun baru (Nataru).

 

Berdasarkan pantauan, tepi jalan tersebut sudah dipasang pagar seng proyek. Sebagai tanda proses pembangunan tengah berlangsung. Para pekerja proyek tampak berlalu lalang di sekitar lokasi. Begitu pula dengan beberapa alat berat seperti ekskavator dan lainnya.

Sebab, kata dia, ada beberapa kendaraan yang hanya bisa melewati jalan kelas II. Atau jalan arteri yang dapat dilalui kendaraan dengan muatan sumbu maksimal 10 ton. Praktis kendaraan besar dan lebar tidak bisa melintas di jalan kelas III dengan muatan sumbu terberat yang diizinkan delapan ton.

 

Hanya saja, Candra belum bisa memastikan waktu penutupan jalan di Simpang Canguk. Apalagi pengerjaan konstruksinya belum dimulai. “Mau nggak mau, mereka (angkutan besar) tidak melewati Magelang sampai dengan flyover jadi. Tapi, barangkali pengerjaannya akan ditunda setelah angkutan Nataru,” jelasnya.

Baca Juga: Ajak Pilih Pemimpin Yang Tepat, Komunitas Alumni HMI Bagikan APK

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Magelang MS Kurniawan menuturkan, proses pembangunan jalan layang itu memang sudah berjalan. Sebab, pembangunannya mulai berkontrak sekitar akhir Oktober lalu. Pembebasan lahan juga rampung sejak awal Desember lalu.

Hanya saja, kata dia, ada sedikit pengalihan trase jalan. Yang semula mengenai pom bensin Canguk, kini bergeser. “Karena hasil negosiasi dengan tim appraisal, (nilainya) tidak masuk katanya. Ya sudah, kemarin akhirnya bergeser sedikit ke kiri,” bebernya.

Dia menambahkan, proses pembangunan jalan layang itu diperkirakan bakal terjadi kemacetan di titik tersebut. Untuk rekayasa arus lalu lintasnya, terutama menjelang Nataru, dia sudah berkoordinasi dengan Dishub Kota Magelang.

Wawan menyebut, ketika terjadi kepadatan lalu lintas di Simpang Canguk, proses pembangunan terpaksa dihentikan sementara. “Kalau belum selesai (merobohkan bangunan), mau tidak mau harus dihentikan. Sepertinya pembangunan fisik ditunda setelah Nataru,” jelasnya. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#pembangunan jalan layang #flyover #Dinas Perhubungan (Dihub) #Jalan Urip Sumoharjo #magelang