Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Makam Kyai Kromo Ijoyo Direlokasi ke Sultan Ground

Iwan Nurwanto • Senin, 15 Januari 2024 | 01:01 WIB

PROSES PEMBANGUNAN: Pengendara motor melintas berlatar pembangunan prouyek tol di kawasan Margodadi, Sayegan, Sleman kemarin (20/12).
PROSES PEMBANGUNAN: Pengendara motor melintas berlatar pembangunan prouyek tol di kawasan Margodadi, Sayegan, Sleman kemarin (20/12).

 

RADAR MALIOBORO - Pemerintah kalurahan (Pemkal) Tirtoadi akan memindah makam Kyai Kromo Ijoyo yang terletak di Padukuhan Ketingan, Tirtoadi, Sleman. Karena terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2. Disiapkan lahan di Sultan Ground (SG) atau tanah milik Keraton Jogja.

 

Lurah Tirtoadi Mardiharto mengatakan, lahan relokasi makam Kyai Kromo Ijoyo disiapkan tidak jauh dari lokasi makam saat ini. Jaraknya sekitar 150 meter dari lokasi lama dan memiliki luas sekitar 200 meter. Serta menggunakan tanah milik Kasultanan Ngayogyakarta.

 

Menurut Mardiharto, rencana terkait pemindahan makam Kyai Kromo Ijoyo sampai saat ini masih terus berproses. Disebutnya, kalurahan masih menunggu perizinan penggunaan lahan dari dari Kraton Jogja yang sebelumnya telah diajukan.

 

Dia melanjutkan, bahwa pihaknya juga masih belum tahu siapa yang akan melakukan relokasi terhadap makam yang kerap disebut Situs Mbah Celeng tersebut. Apakah nantinya dilakukan pemerintah kalurahan, kontraktor, atau dari pihak tol.

“Apabila UGR (apraisal) diserahkan kepada warga atau ahli waris, maka nantinya pemerintah kalurahan yang melakukan pemindahan,” ujar Mardiharto, Minggu (14/1).

 

Untuk diketahui, total ada tiga makam di kalurahan Tirtoadi yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo. Selain makam Kyai Kromo Ijoyo di Padukuhan Ketingan. Dua makam di Padukuhan Kweden juga terpaksa harus direlokasi.

 

Mardiharto mengaku, rencananya dua makam di Kweden akan dilakukan relokasi dalam satu lahan. Pemkal kini hanya tengah menunggu pembayaran ganti rugi atau biaya relokasi kedua makam tersebut.

“Rencananya dua makam itu akan dijadikan satu komplek,” terangnya.

 

Sebelumnya, Humas PT. Adhi Karya Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Agung Murhandjanto menyampaikan, terkait dengan pemindahan makam Kyai Kromo Ijoyo pihaknya masih menunggu kesepakatan pihak Kraton Jogja. Namun pada prinsipnya, pihak kontraktor siap apabila harus melakukan relokasi.

 

Agung menyatakan, sebelum relokasi makam yang terdampak Tol Jogja-Solo nantinya akan ada pertemuan dengan pihak-pihak terkait. Agar kemudian dapat ditemukan titik temu atau kesepakatan untuk upaya relokasi.

 

“Kami masih menunggu apraisal ulang (kesepakatan) dari Kraton Jogja untuk relokasi makam Kyai Kromo Ijoyo,” terang Agung. (inu)

Editor : Heru Pratomo
#tol jogja - solo #keraton jogja #Pemkal #Tirtoadi #Sultan Ground (SG) #Makam Kyai Kromo Ijoyo