Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Baru Diresmikan, Jalan Tawang-Ngalang Sudah Retak

Andi May • Senin, 22 Januari 2024 | 14:25 WIB
SUDAH RUSAK: Retakan memanjang pada badan jalan dan penahan tanah di Jembatan Bobung-Kepil di ruas Jalan Tawang-Ngalang kemarin (21/1).
SUDAH RUSAK: Retakan memanjang pada badan jalan dan penahan tanah di Jembatan Bobung-Kepil di ruas Jalan Tawang-Ngalang kemarin (21/1).

RADAR MALIOBORO - Baru saja diresmikan Gubernur DIJ Hamengku Buwono X, Jalan Tawang-Ngalang sebagai jalur alternatif Sleman-Gunungkidul mengalami kerusakan. Tepatnya beradai di sekitaran Jemabatan Bobung-Kepil, Patik. Dari pantauan Radar Jogja kemarin (21/1), aspal dan penahan tanah di lokasi tersebut mengalami retakan memanjang.

Warga Padukuhan Bobung Slamet Budiono mengatakan, aspal amblas karena muncul retakan memanjang pada beton penahan tanah. "Saat itu saya sedang cek ladang. Kaget, padahal ini kan baru diresmikan Ngarso Dalem kemarin," ujarnya saat ditemui.

Dia menduga, retakan terjadi akibat hujan yang tak kunjung redah. Sehingga aspal dan beton terkikis oleh air hujan. Meskipun begitu, dia khawatir kondisi aspal dapat membahayakan pengguna jalan.

Terpisah, Kepala Dinas PUP ESDM DIJ Anna Rina Herbranti mengatakan, pihaknya telah mengetahui adanya kerusakan pada badan jalan di sekitaran Jembatan Bobung-Kepil. "Iya, tim kami sudah tahu, besok (hari ini, Red) akan diperbaiki," ujarnya saat dihubungi.

Menurutnya, kerusakan pada badan jalan dan beton penahan jalan diakibatkan cuaca ekstrem berupa hujan deras. Sehingga mengakibatkan pergerakan pada tanah timbunan di sekitar jembatan. "Kemungkinan bagian timbunan kemasukan air sehingga yang berakibat bagian atas menjadi amblas," ucapnya.

Kendati demikian, selama cuaca ekstrem, pihaknya selalu memantau kondisi ruas jalan untuk mengetahui kerusakan dan akan dilakukan perbaikan secepatnya. "Tidak hanya di jembatan itu, berlaku untuk semua jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan kami," ucapnya.

Dia memastikan pemeliharaan ruas jalan penghubung Sleman dan Gunungkidul selama satu tahun akan dilakukan oleh Dinas PUP ESDM DIJ. "Untuk itu, informasi dari masyarakat sangat kami butuhkan, apabila ada kerusakan bisa turut segera menginformasikan ke kami," imbaunya. (cr6/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Nova
#sleman #gunungkidul #Jalan Tawang