Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Dorong Ada Kolaborasi Kabupaten dan Kota, Kulon Progo Lauching Calender of Event 2024

Adib Lazwar Irkhami • Sabtu, 27 Januari 2024 | 19:00 WIB

TARIK WISATAWAN: Pertunjukan Bendrongan dari warga Banjaroya pada launching Calender of Event 2024 Kabupaten Kulon Progo digelar di Gedung Exhibition Hall TBK, Kamis (25/1) malam.
TARIK WISATAWAN: Pertunjukan Bendrongan dari warga Banjaroya pada launching Calender of Event 2024 Kabupaten Kulon Progo digelar di Gedung Exhibition Hall TBK, Kamis (25/1) malam.
 

RADAR MALIOBORO - Launching Calender of Event 2024 Kabupaten Kulon Progo digelar di Gedung Exhibition Hall Tamana Budaya Kulon Progo (TBK), Kamis (25/1) malam. Acara yang diselenggarakan sangat meriah itu dimulai pukul 19.30 hingga 22.30.


Dalam acara ini, Tarian Bendrongan yang dibawakan para penari dari warga Banjaroyo, Kapanewon Kalibawang, memukau perhatian penonton. Tidak hanya tarian, acara itu juga menghadirkan kilas balik kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kulon Progo ini.


Ketua Badan Promosi Pariwisata DIJ Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara dalam sambutannya mendorong adanya kolaborasi antarkabupaten/kota untuk menggabungkan calender of event menjadi satu, sehingga akan sangat memudahkan dalam promosi. "Kalau bisa disatukan dari event setiap kabupaten/kota bahkan provinsi, akan sangat menggelegar," ujarnya.


GKR Bendara mengungkapkan apresiasinya terhadap event yang nantinya akan diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kulon Progo. Ia mengharapkan event yang digelar mampu mengangkat nilai dan jati diri Kulon Progo.


"Kulon Progo berbeda dengan daerah seperti Bantul atau Gunungkidul. Kulon Progo memiliki masyarakat yang sangat membantu dalam pengembangan wisata," ucapnya.


Putri Sultan HB X Ini menambahkan, pemberdayaan masyarakat dalam adanya event akan sangat mendukung. Selain itu masyarakat juga akan mendapatkan benefit bila kegiatan yang diselenggarakan ini berhasil.
"Multiplier effect, masyarakat akan mendapatkan keuntungan dari adanya event. Masyarakat bisa membuka homestay, warung atau menjadi petugas dalam event," tambahnya.


Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo Joko Mursito mengungkapkan, acara ini akan melengkapi wisata Kulon Progo, sepeti aneka macam kuliner, budaya, ecotourism, dan potensi lainnya. "Intinya kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi agenda yang akan dilaksanakan Dinas Pariwisata Kulon Progo," ucapnya.


Joko mengungkapkan, kegiatan ini juga untuk menarik wisatawan untuk berkunjung. Terlebih beberapa retribusi objek pariwisata mengalami kenaikan dan target pendapatan asli daerah (PAD) juga naik sehingga memerlukan peningkatan jumlah wisatawan.


Joko mengungkapkan adanya tiga blok dalam kegiatan yang masuk dalam calender of event. Kategori pertama orientasi promosi, kedua kegiatan dengan orientasi pemberdayaan masyarakat. Dan ketiga, orientasi pada PAD.


Pihaknya tidak hanya menggelar event untuk menarik pengunjung. Namun beberapa kegiatan seperti gelar budaya, dan pembentukan kawasan wisata, akan mendukung kenaikan wisatawan yang berkunjung di Kulon Progo. (cr7/laz)

Editor : Satria Pradika
#Tbk #Tamana Budaya Kulon Progo #Calender of Event 2024 #kulon progo #gkr