RADAR MALIOBORO - Dengan karakter pendekatan yang berbeda, penyuluh informasi publik (PIP) dapat memecah kebuntuan pemahaman masyarakat tentang isu yang sedang beredar. Ini akan menjadikan informasi diterima dengan benar.
“Dengan pendekatan-pendekatan khas inilah, harapannya informasi yang selama ini sulit sampai dan diterima baik oleh masyarakat dengan kondisi dan karakter tertentu, dapat terpecahkan," kata Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Hasyim Gautama dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para Penyuluh Informasi Publik (PIP) 2024 di Kota Jogja Selasa (30/1).
Hasyim menekankan tentang pentingnya pendekatan yang berbeda dari PIP dalam rangka melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat. Pada bimtek ini PIP diberikan materi terkait isu kesehatan dan ketenagakerjaan. Hasyim menekankan pentingnya materi kesehatan mengingat perkembangan penyakit polio saat ini. Sehingga PIP diharapkan mampu memahami manfaat dari imunisasi dan mendorong partisipasi masyarakat untuk imunisasi.
PIP akan didukung dengan Sistem Informasi PIP dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini tentu akan mempermudah PIP dalam menerima informasi dan melakukan pelaporan atas kinerja PIP. Mengingat posisi PIP yang ditempatkan di daerah 3T, digitalisasi komunikasi PIP ini sangat mendukung kinerja PIP dalam menciptakan perubahan perilaku masyarakat.
“Harapannya informasi tersebut tidak hanya diketahui dan dipahami oleh masyarakat, tapi lebih dari itu dapat tercipta perubahan perilaku di masyarakat ke arah yang lebih baik," paparnya.
Epidemiolog Ahli Madya Kementerian Kesehatan Reza Isfan yang hadir sebagai narasumber menekankan pentingnya informasi terkait imunisasi kepada masyarakat. Kedekatan PIP dengan masyarakat dinilai menjadi modal utama dalam membangun kepercayaan terhadap manfaat imunisasi.
“Dukungan yang diharapkan dari PIP dalam mendukung upaya pelaksanaan imunisasi yaitu upaya edukasi masyarakat melalui pertemuan di pengajian dan tokoh di wilayah PIP bertugas, serta membantu menanggulangi rumor atau hoaks mengenai imunisasi,” ungkap Reza.
Reza juga menjelaskan manfaat imunisasi bagi perkembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia ke depan. Pasalnya imunisasi dapat mencegah penyakit menular yang menyebabkan anak tumbuh dengan tidak maksimal.
Editor : Heru Pratomo