RADAR MALIOBORO - Presiden Amerika ke-47 Donald Trump mengkritik pemerintahan Barack Obama dan Joe Biden, khususnya terkait dengan inisiatif keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas (DEI) yang ada dalam Administrasi Penerbangan Federal (FAA) dan Departemen Transportasi, saat membahas kecelakaan pesawat yang terjadi dekat Washington, D.C, Kamis (31/1)
Pernyataan ini muncul setelah tabrakan udara yang menghancurkan antara pesawat penumpang American Airlines dan helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat AS, yang mengakibatkan tidak ada yang selamat.
Pernyataan Trump telah memicu perdebatan sengit tentang peran program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI) di Badan Penerbangan Federal (FAA).
Presiden mengklaim bahwa inisiatif ini memprioritaskan kebijakan daripada keselamatan, dengan menyatakan, "Saya mengutamakan keselamatan. Obama, Biden, dan Demokrat mengutamakan kebijakan."
Ia lebih lanjut menekankan, "Mereka sebenarnya mengeluarkan arahan: 'terlalu putih.' Dan kami menginginkan orang-orang yang kompeten".
Konteks Kecelakaan
Kecelakaan pesawat di Washington tersebut melibatkan American Airlines Penerbangan 5342 yang mengangkut 60 penumpang dan empat awak pesawat, mengalami tabrakan udara dengan helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat pada Rabu lalu.
Insiden ini menandai bencana penerbangan besar pertama di AS yang melibatkan pesawat komersial sejak 2009.
Dalam kasus kecelakaan helikopter ini, Trump kembali menyoroti DEI (Diversity, Equality, dam Inklusi) sebagai faktor yang menyebabkan kecelakaan terjadi .
Trump Kritik Kompetensi Pengendali Pesawat dan Helikopter
Meski penyelidikan masih berlangsung, Trump mengungkapkan bahwa ia memiliki "pendapat yang sangat kuat" tentang penyebab kecelakaan ini.
Menurut Trump, insiden tersebut terjadi karena kurangnya kompetensi orang-orang yang terlibat dalam penerbangan dan pengendalian helikopter.
"Saya tidak bisa membayangkan bahwa orang dengan penglihatan 20/20 tidak dapat melihat apa yang terjadi di luar sana," kata Trump.
Trump lebih lanjut menyatakan bahwa pilot American Airlines "melakukan segalanya dengan benar," namun helikopter terbang pada ketinggian yang sama dan dalam posisi miring, yang menyebabkan tabrakan tersebut.
"Pesawat itu terus melaju. Itu sedikit berbelok, tetapi sudah terlambat. Seharusnya ketinggiannya tidak sama, karena jika tidak berada pada ketinggian yang sama, pesawat bisa saja melewati di bawahnya atau di atasnya," jelasnya.
Trump menekankan bahwa standar yang ia terapkan adalah "kebalikan total" dari yang diterapkan oleh pemerintahan Biden. Setelah menganggap kecelakaan itu sebagai "tragedi yang sangat mengerikan,"
Penulis: Abel Alma Putri