RADAR MALIOBORO - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah mengumumkan komitmen untuk memperkuat koordinasi keamanan siber nasional di Indonesia.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas respons terhadap ancaman siber dan menjaga stabilitas dunia digital.
Tujuan Kerja Sama
- Meningkatkan efektivitas koordinasi antara Komdigi dan BSSN dalam menghadapi ancaman siber.
- Menghilangkan hambatan birokrasi yang dapat memperlambat respons terhadap ancaman siber.
- Meningkatkan keamanan digital Indonesia melalui penguatan sistem pertahanan siber, peningkatan regulasi keamanan siber, dan pengembangan teknologi perlindungan data.
Contoh Kerjasama: Kerjasama BSSN dan Kominfo dapat dilihat dalam berbagai kegiatan, seperti pelatihan keamanan siber, penyusunan kebijakan, penanganan insiden siber, dan sosialisasi keamanan siber.
Fokus Kerja Sama
- Penguatan sistem pertahanan siber untuk meningkatkan keamanan infrastruktur digital.
- Peningkatan regulasi keamanan siber untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan yang ditetapkan.
- Pengembangan teknologi perlindungan data untuk melindungi informasi sensitif dari ancaman siber.
Pernyataan Resmi
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, menekankan pentingnya sinergi antara Komdigi dan BSSN dalam menghadapi ancaman siber.
"Ke depan, sinergi ini harus solid dan proaktif. Para pimpinan harus siap 24 jam dalam merespons potensi ancaman siber," ujar Meutya Hafid.
Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, juga menyatakan kesiapannya memperkuat kolaborasi dengan Komdigi.
"Sejak dilantik, saya mengimplementasikan instruksi Presiden: perkuat koordinasi dan bergerak cepat. Ini bukan komitmen, tetapi langkah nyata untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman," katanya.
Tujuan Akhir:
Tujuan utama dari kerjasama ini adalah untuk menciptakan ekosistem siber yang aman dan andal di Indonesia, sehingga masyarakat dan bisnis dapat memanfaatkan teknologi digital dengan aman dan nyaman.
Dengan kerja sama ini, diharapkan Indonesia dapat meningkatkan kemampuan dalam menghadapi ancaman siber dan menjaga stabilitas dunia digital. (Tri Advent Sipangkar)
Editor : Meitika Candra Lantiva