Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Presiden Prabowo Janji Turunkan Biaya Haji: Kita Harus Termurah

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 6 Mei 2025 - 00:32 WIB
Presiden Prabowo meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umroh di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Minggu (4/5/2025).
Presiden Prabowo meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umroh di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Minggu (4/5/2025).

RADAR MALIOBORO - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, mengungkapkan keinginannya untuk menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji agar lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umroh di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Seotta), Tangerang, Banten, pada Minggu (4/5/2025). 

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya upaya bersama antara berbagai pemangku kepentingan untuk menemukan solusi konkret dalam mengurangi biaya haji.

"Kita juga berjuang keras untuk menurunkan biaya haji semurah-murah yang kita mampu. Jadi saya minta Menteri Agama, Kepala Badan Haji, tentunya dibantu Penasihat Khusus Presiden bidang Haji untuk koordinasi sebaik-baiknya, duduk bersama dan mencari solusi-solusi untuk mengurangi biaya haji," ujar Prabowo.

Presiden mengungkapkan bahwa pemerintahannya telah berhasil menurunkan biaya haji sebesar Rp 4 juta.

Namun, menurut Prabowo, penurunan tersebut masih belum cukup jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia.

"Tapi (penurunan biaya haji) Rp 4 juta saya minta dikurangi lagi karena saya belum puas. Kita harus yang termurah yang bisa kita capai. Kalau bisa lebih murah dari Malaysia," tambah Prabowo.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa jumlah jamaah haji dan umrah asal Indonesia mencapai lebih dari 2 juta orang per tahun.

Pada masa puncaknya, keberangkatan ke Tanah Suci bisa mencapai 12.000 orang per hari.

Besarnya angka tersebut menjadi salah satu alasan utama perlunya efisiensi dalam seluruh aspek penyelenggaraan ibadah haji.

Sebagai bagian dari upaya ini, Presiden Prabowo menyatakan bahwa langkah diplomatik akan ditempuh untuk membahas lebih lanjut kerja sama dengan Kerajaan Arab Saudi.

"Saya sudah minta waktu untuk ketemu pimpinan negara Saudi, Kerajaan Arab Saudi. Di situ saya akan membahas upaya kita permintaan Indonesia," kata Prabowo.

Selain itu, Presiden juga meminta maskapai Garuda Indonesia, sebagai maskapai resmi penerbangan jamaah haji Indonesia, untuk melakukan evaluasi dan efisiensi dalam operasionalnya.

Hal ini bertujuan untuk menekan biaya yang tidak esensial yang bisa berdampak langsung pada pengurangan biaya haji. (Fadel Muhammad)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#biaya haji #Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji #ibadah haji #Presiden Prabowo