Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Teknologi Digital Dukung Pendidikan dan Aksara Tradisional: Indonesia Luncurkan Aplikasi Inovatif

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 9 Juli 2025 | 18:54 WIB
Seorang anak belajar aksara jawa
Seorang anak belajar aksara jawa

RADAR MALIOBORO — Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan aplikasi digital yang menggabungkan teknologi pengenalan tulisan tangan dan modul pembelajaran interaktif untuk mendukung pendidikan sekaligus pelestarian aksara tradisional. 

Program ini digagas oleh Kemendikbudristek dan menjadi bagian dari agenda nasional memperkuat literasi digital berbasis budaya.

Aplikasi ini dirancang lintas platform dan terintegrasi dalam sistem Digital Learning Ecosystem. Fitur utamanya meliputi:

Fitur ini dikembangkan bersama tim riset nasional dan komunitas budaya, bertujuan mempermudah siswa mengenal kembali bentuk dan makna aksara leluhur melalui perangkat digital.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek menekankan pentingnya teknologi sebagai alat pelestarian, bukan pengganti budaya:

“Pelestarian aksara tak hanya tugas akademisi, tapi bagian dari identitas yang bisa kita bawa ke ruang kelas, bahkan ke genggaman anak-anak melalui teknologi.”

Proyek ini melibatkan:


• Balai Pengembangan Teknologi Informasi Pendidikan
• BRIN (Lembaga Riset Nasional)
• Komunitas pelestari aksara daerah
• Startup edutech lokal

Uji coba awal dilakukan di Lampung, Sulawesi Selatan, dan Bali, lengkap dengan pelatihan guru dan pengembangan konten berbasis kearifan lokal.

Peluncuran aplikasi ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk mendorong transformasi pendidikan yang tidak meninggalkan warisan budaya.

Melalui pendekatan ini, teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu belajar, tetapi juga sebagai media untuk menjaga identitas bangsa di tengah arus digitalisasi global.

Jika diterapkan secara konsisten, program ini berpotensi menjadi model internasional bagi negara-negara multibudaya yang ingin melestarikan aksara asli melalui teknologi. (Tri Advent Sipangkar)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pendidikan #digital #sistem Digital Learning Ecosystem #pelestarian aksara tradisional #teknologi #Kemendikbudristek