Radar Malioboro - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna ke-8 pada Selasa (6/8/2025) di Istana Negara. Dalam arahannya, Presiden menyatakan banyak pencapaian yang telah diraih selama 10 bulan kepemimpinannya. Ia meyakini strategi pemerintah sudah berada di jalur yang tepat.
“Dengan waktu yang masih singkat, banyak sekali yang telah kita capai. Strategi-strategi yang sudah saya canangkan, ternyata mulai terasa dan terlihat bahwa strategi kita benar, kita berada di arah yang benar, kita berada di azimut kompas yang benar,” ujarnya.
Namun, Indonesia masih dihadapkan pada berbagai tantangan serius di tengah upaya memperkuat ketahanan nasional. Situasi geopolitik global yang tidak menentu, seperti konflik bersenjata di Ukraina dan Timur Tengah, serta ketegangan di kawasan Asia Tenggara terus menciptakan instabilitas.
Kondisi ini diperparah oleh tekanan ekonomi global, termasuk kebijakan tarif tinggi dari negara besar seperti Amerika Serikat yang berdampak langsung pada perdagangan internasional dan perekonomian nasional. Ketidakpastian ini menjadi ujian tersendiri bagi strategi pembangunan dan transformasi yang sedang dijalankan pemerintah.
Salah satu fokus utama pemerintah saat ini adalah maslaah ketahanan pangan. Presiden menegaskan pentingnya kedaulatan pangan sebagai pondasi kedaulatan bangsa, meskipun berbagai hambatan produksi dan distribusi masih perlu diatasi.
“Saya tidak pernah percaya bahwa suatu bangsa bisa merdeka kalau dia tidak bisa produksi pangannya sendiri. Tidak ada dalam sejarah manusia,” ujarnya.
Melalui pernyataannya, ia menilai bahwa langkah dan strategi yang diambil pemerintah di bidang pangan sudah berhasil.
“Saudara-saudara, Alhamdulillah, arah kita di bidang pangan cukup berhasil.” tegas Prabowo.
Baca Juga: Makanan Khas Pasar Ngasem Jogja: Jajanan Legendaris yang Wajib Dicoba
Meski pemerintah optimistis dengan strategi yang diambil, sejumlah kalangan menilai perlunya evaluasi lebih mendalam terkait implementasi kebijakan agar target-target nasional dapat tercapai dan dirasakan secara nyata oleh masyarakat di tengah kondisi global yang terus berubah.
Sumber: Arahan Presiden RI dan Pencapaian Program Prioritas pada Sidang Kabinet Paripurna, 6/8/ 2025 https://www.youtube.com/live/wyNgXXBN-n4?si=Fyf5OG-UqJ_qyaOO
(Athifah Dihyan Calysta)
Editor : Iwa Ikhwanudin