RADAR MALIOBORO - Plt Sekda Pati, Riyoso menjadi sorotan beberapa waktu lalu usai viralnya rekaman video dirinya yang sempat tersulut emosi dengan beberapa pendemo, aksinya dalam penertiban penggalangan donasi menjadi perbincangan publik, dinilai arogan dan tidak mencerminkan sikap pejabat.
Setelah kegaduhan akhir-akhir ini di Pati, pada Kamis (7/8) Bupati Pati, Sudewo telah memberikan pernyataan resminya terkait kenaikan PBB 250 persen dan meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi.
Kini, Plt Sekda Pati, Riyoso turut buka suara. Riyoso memberikan pernyataan resminya dan meminta maaf atas kegaduhan kemarin.
Dalam video resmi yang diunggah di akun Instagram @patisakpore dan @kabarjatengdiy pada Sabtu (9/8), Riyoso menyampaikan permintaan maafnya atas kegaduhan beberapa hari lalu pada kegiatan penertiban penggalangan dana di Alun-alun Simpang 5 Kabupaten Pati.
“Dan tentunya atas kejadian kemarin, kegiatan penertiban penggalangan donasi di
Alun-alun Simpang 5 Kabupaten Pati, saya selaku pribadi dari lubuk hati yang sangat dalam, mohon maaf yang setulus-tulusnya. Karena kegiatan tersebut membuat kegaduhan dan ketidaknyamanan.” Ungkapnya.
Riyoso juga mengajak masyarakat Pati untuk tetap menjaga persaudaraan.
“Tetep seduluran (tetap bersaudara), saiyeg saeka praya (semangat gotong royong, bahu membahu, dan bekerja sama menuju tujuan yang sama) membangun Kabupaten Pati.” Imbuhnya di akhir video.
Meski sudah menyampaikan permintaan maaf, polemik di masyarakat tampaknya belum mereda. Beragam reaksi publik pun membanjiri kolom komentar.
Banyak warganet yang masih mengungkit kejadian viral kemarin. “Terserah!” komentar satir warganet atas sikap dan ucapan Riyoso yang dinilai arogan pada kegiatan penertiban penggalangan donasi beberapa waktu lalu.
Penulis: Ayu Andayani Saputri