RADAR MALIOBORO – Polri kembali membuktikan perannya yang melampaui tugas keamanan melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Program ini merupakan bagian dari akselerasi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi agenda prioritas pemerintah untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
Momentum penting tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama SPPG Lapak Kampir di Madiun, Jawa Timur, pada Jumat (8/8/2025), yang dipimpin langsung oleh Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Dapur gizi ini nantinya akan menjadi pusat penyediaan makanan sehat bagi ribuan siswa.
"SPPG bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk mencegah stunting, memperkuat ketahanan pangan, dan mencetak SDM unggul," ujar Komjen Dedi.
Menurutnya, keberhasilan program ini bertumpu pada dua pilar utama.
Pertama, komitmen mutu tinggi melalui mekanisme security food test.
Setiap makanan wajib diuji keamanannya oleh tim medis Polri untuk menjamin standar higienis tertinggi.
Pilar kedua adalah kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media.
Secara nasional, Polri menargetkan 500 unit SPPG rampung pada akhir 2025, dan akan memperluas hingga 1.000 unit pada 2026.
Jika seluruh 421 unit yang saat ini dalam berbagai tahap pengerjaan beroperasi, SPPG akan mendistribusikan gizi bagi 1,47 juta orang per hari.
Melalui SPPG, Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menyiapkan generasi sehat yang siap mengisi masa depan Indonesia Emas.
(Qurata Ayun)
Sumber: https://indonesia.go.id/ dan dokumentasi Polri.
Editor : Iwa Ikhwanudin