Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Wujud Kehadiran Negara, Presiden Prabowo Targetkan 10 Ribu Desa dan Dusun Segera Teraliri Listrik

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 26 Agustus 2025 | 21:42 WIB
Presiden Prabowo saat memimpin rapat.
Presiden Prabowo saat memimpin rapat.

RADAR MALIOBORO – Presiden Prabowo Subianto secara tegas menginstruksikan percepatan program elektrifikasi desa. Rencana ambisius ini menargetkan ribuan desa dan dusun di seluruh Indonesia yang belum menikmati listrik, sebagai wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat di pelosok.

Dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/8/2025), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan kepada Presiden bahwa masih ada 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum teraliri listrik. Presiden Prabowo pun langsung memerintahkan agar anggaran untuk program ini segera dialokasikan.

"Tadi kami melaporkan kepada Bapak Presiden, ini urusan rakyat kecil di bawah ini tidak bisa kita menghitung secara ekonomi. Jadi ini membutuhkan kehadiran negara. Bapak Presiden memerintahkan, langsung menganggarkan," jelas Bahlil.

Program ini ditargetkan selesai pada tahun 2029-2030, dengan alokasi anggaran yang akan dimulai pada perubahan APBN 2025 dan APBN 2026. Dengan adanya program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Indonesia.

Selain elektrifikasi desa, rapat tersebut juga membahas mekanisme baru untuk penyaluran subsidi energi agar lebih tepat sasaran. Pemerintah berencana menerapkan sistem berbasis komunitas untuk mengendalikan kuota bahan bakar minyak, terutama solar bersubsidi, dengan menggunakan data tunggal dari Badan Pusat Statistik (BPS).

(Qurata Ayun) 

Sumber: Sekretariat Negara (setneg.go.id). 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#rencana #rencana ambisius #ambisius #elektrifikasi #Elektrifikasi desa terpencil