RADAR MALIOBORO - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial dan beberapa kementerian terkait terus menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) hingga akhir tahun 2025. Program bansos ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu dan rentan, supaya bisa memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan.
Beberapa program utama bansos yang mulai cair bulan September 2025 dan akan berlanjut hingga Desember 2025 antara lain:
1. Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 3 (Susulan)
Pencairan tahap 3 PKH dan BPNT masih berlangsung, terutama bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum menerima bantuan pada tahap sebelumnya. PKH memberi bantuan tunai bersyarat untuk pendidikan anak, kesehatan ibu hamil dan balita, lansia, serta penyandang disabilitas berat. BPNT berupa saldo elektronik senilai sekitar Rp200.000 per keluarga bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warung.
2. Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP)
PIP disalurkan kepada siswa dari keluarga kurang mampu agar bisa melanjutkan pendidikan. Penyaluran dana PIP masih dilakukan secara bertahap bagi siswa yang belum menerima bantuan, dan akan berlanjut hingga Desember 2025.
3. Bantuan Beras 20 Kg
Program bantuan pangan berupa beras sebanyak 20 kilogram per bulan juga diperpanjang hingga Desember 2025 untuk menjamin kecukupan pangan keluarga miskin.
4. Bantuan Sosial Tunai (BST) Khusus Daerah
Beberapa pemerintah daerah memberikan tambahan BST untuk warga terdampak kenaikan harga bahan pokok, dengan nominal yang berbeda-beda mulai dari Rp300.000 hingga Rp500.000.
5. Bantuan Subsidi Upah (BSU)
BSU kembali disalurkan bagi pekerja formal berpenghasilan di bawah Rp4 juta dengan mekanisme pencairan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Program ini membantu menjaga daya beli pekerja yang terdampak ekonomi.
6. Insentif Guru Non-ASN
Terdapat juga insentif khusus bagi guru non-aparatur sipil negara sebagai bentuk penghargaan dan dukungan kepada tenaga pendidik.
Penerima bansos adalah keluarga yang terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), dan pencairan bansos dilakukan secara bertahap sesuai jadwal. Untuk mengetahui detail jadwal pencairan serta status penerima, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi "Cek Bansos" resmi dari Kemensos atau mengakses situs cekbansos.kemensos.go.id. Melalui platform ini, keluarga penerima manfaat dapat memantau jenis bansos yang akan mereka terima dan besaran bantuan secara transparan.
(Adessia Miftahullatifah)
Editor : Iwa Ikhwanudin