Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Rangga dan Cinta Kembali: Nostalgia Manis Lewat Remake AADC

Bahana. • Senin, 6 Oktober 2025 | 18:16 WIB

Instagram @elputrasarira pemeran rangga.
Instagram @elputrasarira pemeran rangga.
Usai mencuri perhatian di kancah internasional lewat Busan International Film Festival 2025, film Rangga & Cinta bersiap menyapa penonton tanah air pada 2 Oktober kemarin.

Karya terbaru Miles Films ini merupakan versi musikal dari film remaja legendaris Ada Apa Dengan Cinta? (AADC), yang kembali digarap oleh sutradara kawakan Riri Riza.

Dalam proses produksinya, sejumlah tokoh penting industri film Indonesia ikut terlibat, di antaranya Mira Lesmana, Nicholas Saputra, dan Toto Prasetyanto sebagai produser.

Untuk adaptasi baru ini, naskahnya ditulis ulang oleh Mira Lesmana bersama Titien Wattimena.

Kisahnya masih mengambil latar Jakarta tahun 2001, mengikuti perjalanan Cinta (Leya Princy), siswi SMA populer yang tak menyangka akan jatuh hati pada Rangga (El Putra Sarira), sosok remaja misterius dan tertutup.

Awalnya penuh salah paham dan jarak, hubungan keduanya perlahan tumbuh menjadi ikatan emosional yang kuat.

Mengangkat tema persahabatan, konflik batin, dan pergulatan antara cinta dan loyalitas, film ini menghadirkan nuansa nostalgia tahun 2000-an melalui musik, busana, dan gaya hidup masa itu.

“Rangga & Cinta bukan sekadar kisah cinta remaja. Film ini merayakan cinta dalam berbagai wujud untuk pasangan, keluarga, sahabat, dan diri sendiri,” kata sutradara Riri Riza.

“Saya ingin penonton merasakan kedalaman emosi karakter dan menemukan bagian dari diri mereka di dalam cerita ini,” lanjutnya.

Produser Mira Lesmana menambahkan, pembuatan film ini diwarnai semangat kolaborasi tinggi.

“Ratusan kru dan pemain memberikan energi luar biasa agar cerita, visual, dan musik menyatu sempurna. Kami berharap penonton dapat merasakan ketulusan itu di layar,” ujarnya.

Sementara itu, Nicholas Saputra pemeran Rangga dalam versi klasik AADC kini duduk di kursi produser. Ia berharap film versi terbaru ini bisa diterima oleh seluruh generasi.

“Sejak awal, kami ingin menghadirkan kisah yang bisa dinikmati semua kalangan. Semoga Rangga & Cinta menyalakan kembali semangat muda di hati penontonnya,” tutur Nicholas.

Penulis : Arsy Apriliany Munawaroh

 

Editor : Bahana.
#Rangga dan Cinta #aadc 2