RADAR MALIOBORO - BPJS Kesehatan terus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan mengikuti program skrining riwayat kesehatan.
Program ini bisa diakses secara gratis bagi peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui aplikasi Mobile JKN.
Layanan tersebut bertujuan untuk mendeteksi dini risiko penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, penyakit ginjal kronik, dan jantung koroner.
Melalui fitur skrining di aplikasi, peserta hanya perlu mengisi sekitar 47 pertanyaan seputar kebiasaan hidup, pola makan, dan riwayat kesehatan keluarga.
Dari jawaban itu, sistem akan menilai tingkat risiko peserta rendah, sedang, atau tinggi terhadap penyakit kronis tertentu.
Hasil skrining bisa langsung dilihat setelah kuesioner selesai diisi, dan peserta dengan risiko tinggi akan diarahkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
Selain lewat aplikasi, BPJS Kesehatan juga bekerja sama dengan puskesmas dan klinik di berbagai daerah untuk memfasilitasi layanan skrining tatap muka.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sistem pencegahan dan deteksi dini penyakit, sejalan dengan transformasi layanan kesehatan nasional yang menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif.
Kegiatan skrining ini juga sejalan dengan program Kementerian Kesehatan yang mulai meluncurkan cek kesehatan gratis bagi warga yang berulang tahun, berlaku mulai Februari 2025.
Lewat inisiatif tersebut, masyarakat diingatkan untuk melakukan pemeriksaan rutin berdasarkan kelompok usia, agar risiko penyakit dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang lebih serius.
BPJS Kesehatan berharap seluruh peserta aktif dapat memanfaatkan layanan ini secara berkala.
Dengan mengetahui kondisi tubuh sejak dini, masyarakat diharapkan dapat mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, sehingga angka kesakitan akibat penyakit kronis di Indonesia dapat ditekan. (Silvia Oktaviani)
Editor : Meitika Candra Lantiva