RADAR MALIOBORO – Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial regular Tahap 4 tahun 2025 kepada jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Pemyaluran bansos ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Sembako.
Yang menarik, masyarakat kini bisa mengecek status penerima bansos hanya lewat ponsel. Cukup dengan mengakses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id, warga dapat mengetahui apakah mereka termasuk penerima bantuan dengan memasukkan NIK dan data sesuai KTP.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebutkan bahwa penyaluran tahap ini akan menjangkau tambahan 14 juta penerima, sehingga total penerima bansos regular tahun ini mencapai lebih dari 18,2 juta KPM. “Insyaallah pekan ini aka nada tambahan sekitar 14 juta penerima lagi,” ujarnya, Selasa (28/10).
Berikut rincian penerima bansos Tahap 4:
1. Penerima ganda (PKH + Sembako) : sekitar 9,6 juta KPM
2. Penerima Sembako saja: lebih dari 8,6 juta KPM
3. Penerima PKH saja: sekitar 390 ribu KPM
Skema penyaluran dilakukan melalui bank-bank Himbara bagi penerima yang memiliki rekening, dan lewat PT Pos Indonesia untuk warga di pelosok yang belum memiliki akses perbankan. Beberapa rekening masih dalam proses validasi agar penyaluran tepat sasaran.
Kemensos juga menggandeng Kementerian Keuangan, BPS, pemerintah daerah, dan mitra penyalur untuk memastikan data penerima akurat. Saifullah mengimbau masyarakat untuk bersabar jika data belum muncul, karena proses verifikasi masih berlangsung.
Langkah digital ini dinilai mempermudah akses informasi dan mempercepat transparansi penyaluran bansos. Warga tak perlu antre atau datang ke kantor desa, cukup cek dari rumah lewat ponsel genggam mereka. Sebuah terobosan kecil yang berdampak besar bagi jutaan keluarga Indonesia.
(Hanifah Okta)
Editor : Iwa Ikhwanudin